JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Puluhan Pelajar Boyolali Terlibat Tawuran, 17 Ditangkap

Puluhan Pelajar Boyolali Terlibat Tawuran, 17 Ditangkap

348
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.soloblitz
Ilustrasi: dok.soloblitz

BOYOLALI – Tawuran antar pelajar kembali terjadi di Boyolali, tapi kali ini puluhan pelajar dari sejumlah sekolah di Boyolali melawan pelajar dari Salatiga dan Kabupaten Semarang.

Tawuran terjadi di jalur alternatif Ampel-Simo dan sedikitnya 17 pelajar berhasil ditangkap Polsek Ampel berikut barang bukti seperti sabuk gir, Selasa (1/9/2015).

Informasi yang diterima Joglosemar menyebutkan, belasan pelajar pelaku tawuran yang berhasil diamankan yakni pelajar dari SMK Bhineka Karya (BK) Teras satu orang, SMK 1 Mojosongo enam orang, SMK Kristen Salatiga tiga orang, SMK Muhammadiyah Salatiga satu orang, SMK Muhammadiyah Susukan Semarang satu orang, dan SMK Kaliwungu lima orang siswa.

Tawuran antarpelajar tersebut terjadi Senin (31/8/2015) sore, tepatnya di Dukuh Pentur, Desa Selondoko, Kecamatan Ampel. Tawuran tersebut bermula saat sejumlah siswa SMK 1 Kaliwungu Semarang, mengundang siswa SMK lain untuk merayakan ulang tahun sekolah mereka di sebuah rumah makan di wilayah Selondoko.

Atas undangan itu, puluhan pelajar dari berbagai sekolah pun datang ke acara tersebut. Pengakuan mereka ke polisi, awalnya mereka hanya makan-makan dan nongkrong saja. Namun tak lama kemudian mereka mengaku didatangi dua orang siswa yang diduga dari SMK Muhammadiyah 4 Boyolali atau yang biasa disebut anak Barkap (barat kabupaten).

Tawuran menurut pengakuan sejumlah pelajar terjadi lantaran kedua siswa Barkap tersebut datang dengan menggeberkan sepeda motornya. Hal itu membuat puluhan siswa di lokasi tersinggung dan terprovokasi hingga akhinya memicu tawuran.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung datang dengan segera dan mengantisipasi situasi di lokasi kejadian. Akhirnya tawuran pun berhasil diredam sebelum jatuh korban.

Ario Bhawono