JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Puluhan Pelajar Sukoharjo Masih Nekat Berkendara Meski Tak Punya SIM

Puluhan Pelajar Sukoharjo Masih Nekat Berkendara Meski Tak Punya SIM

163
BAGIKAN
Ilustrasi | dok.Joglosemar
Ilustrasi | dok.Joglosemar

SUKOHARJO – Tim gabungan lima instansi dari Kabupaten Sukoharjo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar operasi terpadu di Terminal Kota Sukoharjo, Kamis (10/9/2015).

Dalam operasi itu, petugas mencatat, 16 pelanggaran administrasi kependudukan (yustisi), 10 pelanggaran pajak daerah, 53 pelanggaran kelengkapan sepeda motor dan Surat Izin Mengemudi (SIM), 11 pelanggaran pajak kendaran bermotor, dan 6 pelanggaran uji kelayakan kendaraan bermotor.

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Sutarmo mengatakan, operasi terpadu tersebut melibatkan personil Satpol PP Provinsi dan Sukoharjo, Satlantas Polres Sukoharjo, Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Sukoharjo, Jasa Raharja, Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) atau Samsat, Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

“Pemeriksaan dilaksanakan selama satu jam, mulai pukul 13.00-14.00. Ada sekitar 609 terperiksa dan 96 di antaranya melanggar,” tutur Sutarmo.

Pelanggaran SIM memang kebanyakan anak-anak sekolah. Mereka tidak memiliki SIM karena memang belum cukup umur,” katanya.

Sementara itu, Subyantoro (16) mengaku kesal karena diganjar surat tilang. Siswa SMK 2 Sukoharjo itu nekat mengendarai sepeda motor meski tidak memiliki SIM.

Sofarudin