JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ribuan Relawan Bakal Resik-Resik Bengawan Solo

Ribuan Relawan Bakal Resik-Resik Bengawan Solo

100
TUMPUKAN SAMPAH-Pemulung beraktivitas mengais sejumlah sampah yang menutupi arus pintu air Demangan, Pasar Kliwon, Senin (15/7). Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo menggalakan sosialisasi terkait adanya Perda dan sanksi berat tentang membuang sampah sembarangan di sungai, hal ini untuk meminimalisir terjadinya bencana alam banjir. Joglosemar/Yuhan Perdana
Pintu Ari Demangan | Joglosemar/Yuhan Perdana

KLATEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) pada 11 Oktober 2015 akan menggelar kegiatan bertajuk Resik-Resik Bengawan Solo. Kegiatan dalam rangka memperingati bulan pengurangan risiko bencana ini, akan melibatkan enam ribu relawan dari seluruh Indonesia.

Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, Resik-Resik Bengawan Solo akan difokuskan di enam titik anak sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. Enam titik itu tersebar di wilayah Kota Solo, yaitu pintu air Demangan di Kecamatan Pasar Kliwon, Taman Satwa Taru Jurug, Jembatan Pasar Gede, Jembatan Arifin dan Kandangsapi di Kecamatan Jebres, Sungai Jenes di Kecamatan Laweyan.

Sarwa menjelaskan, keenam titik tersebut dideteksi sebagai penyebab sebagian wilayah di Kota Solo menjadi daerah langganan banjir tiap kali Sungai Bengawan Solo meluap. Sebab, enam titik anak sungai di tengah kota itu telah mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat aktivitas warga yang membuang sampah secara sembarangan.

Selain melibatkan anggota BPBD, relawan, TNI, dan warga sekitar, bersih-bersih anak Sungai Bengawan Solo ini juga akan mengerahkan sejumlah alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Setelah enam titik anak sungai itu dibersihkan, BPBD akan memantau daerah-daerah rawan banjir di Kota Solo saat tiba musim hujan. Dan tentu akan kami evaluasi kalau ternyata masih banjir,” tutur Sarwa di sela-sela pelatihan para relawan di Klaten, Selasa (22/9/2015).

Dani Prima

BAGIKAN