Rudy Sebut Tim Transisi Makin Tak Jelas

Rudy Sebut Tim Transisi Makin Tak Jelas

154
FX Hadi Rudyatmo (kiri) saat masih menjabat sebagai Wakil Walikota Solo sedang memboncengkan Joko Widodo yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo.
FX Hadi Rudyatmo (kiri) saat masih menjabat sebagai Wakil Walikota Solo sedang memboncengkan Joko Widodo yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo. Foto : dok.Joglosemar

SOLO – Rencana Tim Transisi PSSI menggulirkan kompetisi yang menyertakan tim peserta Piala Kemerdekaan 2015 ditentang salah satu anggotanya, FX Hadi Rudyatmo.

Pria yang akrab disapa Rudy itu menyebut rencana menggelar kompetisi membuat fokus Tim Transisi semakin tak jelas.

“Kalau yang menggelar pemerintah bisa. Tapi kalau yang menggelar Tim Transisi tentu sebuah langkah yang tidak benar. Dulu Tim Transisi dibentuk untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di PSSI. Sekarang malah mau menggelar kompetisi,” terang Rudy saat ditemui di Stadion Sriwedari Solo, Selasa (1/9/2015) sore.

Baca Juga :  Wisuda FSRD ISI Surakarta Bertemakan Garden Party

Ketidakjelasan program tim bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu membuat Rudy malas bergabung dengan rekan-rekannya di Jakarta.

Bahkan, hingga kini dia tak mengenal sosok yang menggerakkan roda Tim Transisi. Rudy mengaku terakhir kali menggelar komunikasi saat bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora Jakarta, awal Juli lalu.

Baca Juga :  Obsesi Pemkot Sulap Stadion Manahan Jadi Miniatur Gelora Bung Karno

“Saat pertemuan lalu, sudah saya sampaikan, kalau mau membenahi, jangan dibubarkan lembaganya. Tapi benahi dari sisi manajerialnya. Terjunkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi,red), Polri, BPK (Badan Pemeriksa Keuangan,red) untuk audit PSSI,” jelas Rudy.

“Sampai saat ini, dasar pembekuan PSSI saja belum diungkapkan ke publik. Seharusnya itu dulu diungkapkan biar masyarakat mengetahui sejelas jelasnya. Sekarang malah mengambil alih PSSI, ya jadi malas gabung,” tambahnya.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN