JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo Kewalahan Kendalikan Orang Gila di Jalanan

Solo Kewalahan Kendalikan Orang Gila di Jalanan

87
BAGIKAN
HASIL RAZIA ORANG GILA--Anggota Satpol PP Kota Solo dan Anggot Linmas menggiring orang gila yang berhasil dijaring melalui razia orang gila di Panti Wreda Dharma Bakti, Pajang, Laweyan, Solo, Selasa (9/4). Setelah diamankan, orang gila yang terjaring razia akan dibersihkan, diperiksa kondisi kesehatannya, diberi makan dan menjalani proses penyembuhan. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
Anggota Satpol PP Kota Solo dan Anggot Linmas menggiring orang gila yang berhasil dijaring melalui razia  | Ilustrasi:  Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO – Keberadaan orang gila belum bisa dihilangkan sepenuhnya dari Kota Solo.

Satpol PP bahkan mengaku sampai kehilangan cara untuk membersihkan Kota Solo dari orang gila. Bahkan operasi besar-besaran yang dilakukan oleh tim gabungan beberapa waktu lalu ternyata belum begitu efektif menuntaskan permasalahan ini.

Kepala Satpol PP Sutarjo saat ditemui di ruang kerjanya, mengakui Kota Solo belum sepenuhnya bersih dari keberadaan orang gila meski sebelumnya telah mengklaim kondisi sebaliknya.

“Memang masih ada beberapa (orang gila) yang kita temukan, penangannya memang tidak mudah,” kata Sutarjo.

Sutarjo juga mengaku tidak tahu dari mana asal orang gila yang ada di Solo. Karena, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menjaring seluruh orang gila. Sehingga, Sutarjo pun sanksi jika orang gila yang masih berkeliaran adalah warga Solo.

“Kita juga sudah berkoordinasi juga dengan daerah sekitar Kota Solo. Agar, jika ada orang gila jangan dibuang ke daerah lain, karena tindakan itu tidak mengatasi permasalahan melainkan menambah permasalahan terutama didaerah lain,” katanya.

Sutarjo pun menyarankan kepada daerah yang terdapat orang gila agar dikirimkan ke rumah sakit jiwa yang ada, yakni di Solo atau di Klaten. “Jadi kalau ada orang gila jangan malah dibuang, tapi diserahkan ke RSJ mereka pasti mau menerimanya,” yakin Sutarjo.

Sementara untuk penanganan orang gila di Solo sendiri, langsung dilimpahkan ke RSJ atau Griya PMI Peduli yang ada di Mojosongo.

Ari Purnomo