JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo Mungkin Tak Bisa Menjadi Tuan Rumah Asian Para Games 2018

Solo Mungkin Tak Bisa Menjadi Tuan Rumah Asian Para Games 2018

76
ilustrasi: dok.Joglosemar
ilustrasi: dok.Joglosemar

SOLO – Peluang Kota Solo menjadi tuan rumah pada ajang Asian Para Games 2018 ternyata sangat tipis. Kondisi itu tak lepas dari kelengkapan sarana prasarana berstandar internasional yang ada di Kota Bengawan.

Pada Asian Para Games 2014 di Korea Selatan lalu, ada 23 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan. Dari deretan itu, Solo belum mempunyai venue berstandard internasional. Diantaranya panahan, boccia, menembak dan beberapa cabor lain. Kondisi itulah yang membuat peluang Solo jadi tuan rumah menipis.

“Peluang tetap ada. Utamanya kalau pemerintah menghendaki kegiatan dipusatkan di Solo. Tapi itu sangat tipis. Kendala utamanya tentu kelengkapan venue. Kalau harus membangun atau renovasi lagi tentu berat. Apalagi tuan rumah Asean Para Games tidak boleh membangun venue lagi, kecuali velodrome dan kolam renang,” terang Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Kemenpora, Djoko Pekik Irianto saat ditemui di Hotel D’Wangsa HAP Solo, Minggu (13/9/2015) malam.

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang paling berpeluang jadi tuan rumah. Pasalnya, pada tahun ini dan tahun depan, Jabar akan menghelat gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2015, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016. Status tuan rumah membuat mereka sudah siap dari segi persiapan maupun venue.

Selain itu, ada juga DKI Jakarta dan Sumatera Selatan yang jadi tuan rumah Asian Games 2018. Deretan fasilitas yang sudah dibangun untuk kejuaraan tingkat Asia membuat pemerintah tinggal menyesuaikan deretan venue itu dengan standard difabel.

“Mungkin tidak jauh-jauh dari tuan rumah Asian Games. Jadi kita tinggal manfaatkan venue yang sudah dipakai untuk Asian Games. Tapi kita punya keinginan tuan rumah dipusatkan di satu provinsi saja. Biar koordinasinya tidak susah,” tambah Djoko Pekik.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui waktu penetapan tuan rumah Asian Para Games. Djoko Pekik sendiri menyebut, pihaknya baru menerima bendera estafet tanda penyelenggara Asian Para Games 2018 saat penutupan Asian Para Games 2014 di Korea Selatan lalu.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN