JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo Wajibkan Sekolah Punya Sumur Resapan

Solo Wajibkan Sekolah Punya Sumur Resapan

67
BAGIKAN
BUAT RESAPAN AIR-Sejumlah pekerja tengah mengerjakan pembuatan resapan air di Halaman Masjid Agung Solo, Kamis (16/5/2013). Membuat resapan air untuk mengantisipasi datangnya banjir dikawasan tersebut | dok. Joglosemar
Sejumlah pekerja tengah mengerjakan pembuatan resapan air di Halaman Masjid Agung Solo, Kamis (16/5/2013). Membuat resapan air untuk mengantisipasi datangnya banjir dikawasan tersebut | dok. Joglosemar

SOLO – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Solo mewajibkan setiap sekolah memiliki sumur resapan. Maraknya betonisasi dikhawatirkan mengganggu sistem resapan dan bisa berimbas pada ancaman banjir. Selain sekolah BLH juga meminta kepada instansi milik pemerintah maupun swasta juga memiliki sumur resapan.

“Kita menyasar sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta agar memiliki sumur resapan. Karena sekarang ini kan banyak lahan yang dicor atau beton, sehingga resapan tidak bisa maksimal,” urai Kepala BLH Solo Widdi Srihanto saat ditemui wartawan di Balaikota, Senin (21/9/2015).

Widdi menambahkan, BLH memang tengah gencar menyosialisasikan pembuatan sumur resapan. Langkah ini dilakukan agar jika nantinya hujan turun air bisa terserap dulu dan tidak langsung mengalir ke bawah atau hilir.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kerusakan Lingkungan Hidup (PKLH) BLH Luluk Nurhayati menerangkan, tahun ini BLH membangun 75 sumur resapan. Untuk titik-titiknya terbagi di 51 Kelurahan. “Untuk penempatannya memang harus melalui survei di lapangan, misalkan mana saja yang menjadi daerah rawan genangan ataupun banjir,” ucapnya.

Ari Purnomo