JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Terpilih Menjadi Mas dan Mbak Klaten, Niko dan Kistari Sandang Beban Berat

Terpilih Menjadi Mas dan Mbak Klaten, Niko dan Kistari Sandang Beban Berat

149
Nikodemus Gagat Rahina (19) dan Kistari Milenianingsih (17) dinobatkan menjadi Mas dan Mbak Klaten 2015. Acara tersebut dihelat di Alun-Alun KLaten pada Sabtu (5/9) mulai Pukul 19.00 WIB. Foto: Dani Prima
Nikodemus Gagat Rahina (19) dan Kistari Milenianingsih (17) dinobatkan menjadi Mas dan Mbak Klaten 2015. Acara tersebut dihelat di Alun-Alun KLaten pada Sabtu (5/9) mulai Pukul 19.00 WIB. Foto: Dani Prima

KLATEN – Kompetisi Mas dan Mbak Klaten yang dihelat di Alun-Alun Klaten pada Sabtu (5/9) 19.00 WIB hingga 23.30 WIB akhinya menobatkan Nikodemus Gagat Rahina (19) dan Kistari Milenianingsih (17). Namun terpilihnya mereka menjadi Mas dan Mbak Klaten juga dibarengi beban berat yang harus mereka sandang.

Pasalnya pasangan tersebut paling tidak, harus merebut juara dua tingkat provinsi ataupun gelar busana tradisional tingkat nasional. Yang pernah diraih juara tahun sebelumnya, Bagas dan Mega.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten Joko Wiyono, menyatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankannya. Ia menyebutkan, berbagai langkah akan ditempuh pihaknya untuk memoles Mas dan Mbak Klaten 2015.

“Minimal prestasinya sama dengan yang kemarin, dan kami berusaha semaksimal mungkin untuk membina bakat-bakat tersebut sehingga dapat meraih titel yang lebih baik lagi,”katanya.

Menurutnya, pihaknya akan mempersiapkan secara intensif para peserta, baik juara 1, 2 dan 3. Persiapan tersebut akan dimulai pada bulan September hingga Oktober, mengingat ajang pemilihan duta wisata tingkat provinsi Jawa Tengah dimulai pada bulan November.

Disisi lain, Ketua Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengakui, secara fisik Mas dan Mbak Klaten 2015, agak kurang tinggi, jika dibanding dengan finalis tahun lalu, Bagas dan Mega. Namun demikian, dirinya mengatakan telah mempersiapkan perlakuan khusus pada dua pemenang kali ini.

“Tahun ini memang agak berbeda, karena yang cowok sudah kuliah sementara yang cewek masih bersekolah. Namun kami teah mempersiapkan treatment khusus, dengan memberikan pelatihan dari mantan mas dan mbak tahun-tahun sebelumnya, untuk memberikan materi public speaking, turisme, dan lain sebagainya,” tutur Hamenang.

Terpisah, Nikodemus Gagat Rahina dan Kistari Milenianingsih merasa senang dinobatkan sebagai Mas dan Mbak 2015. Akan tetapi, mereka sadar tantangan yang dihadapi sudah menunggu didepan mata.

“Saya senang namun harus tetap memperhatikan langkah kedepan. Saya tahu betul bahwa kemarin Mas dan Mbak Klaten sudah membawa harum nama kabupaten. Maka dengan ini saya akan berusaha lebih keras,”tutur Kistari.

Menyangkut statusnya yang masih pelajar, dirinya mengaku akan memanajemen waktu, agar antara sekolah dan kegiatan yang diikutinya dapat berjalan harmonis.

Hal senada juga dikatakan Niko, mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta ini mengaku belum menentukan langkah menuju provinsi, akan tetapi dirinya berjanji akan fokus pada semua tahapan.

“Saya akan fokus menghadapi semua tahapan dan berharap bisa memperbaiki apa yang sudah diraih kemarin,” tuturnya.

Dani Prima

BAGIKAN