JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tolak Pansus, 5 Anggota Fraksi PDIP Karanganyar Walk Out

Tolak Pansus, 5 Anggota Fraksi PDIP Karanganyar Walk Out

121
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Lima anggota Fraksi PDI Perjuangan meninggalkan ruangan (walk out) saat rapat Pansus di gedung DPRD Karanganyar, Jumat (18/9/2015). Aksi itu mengikuti perintah ketua fraksi, yang berpendapat Pansus untuk membahas Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Karanganyar Kota belum mendesak.

“Pansus untuk pembuatan Raperda tentang RDTR itu belum begitu mendesak, dan masih perlu adanya pengkajian ulang.” terang ketua Pansus Endang Muryani, salah satu anggota dari Fraksi PDI P.

Diungkapkan Endang, yang juga sebagai ketua Pansus I pembahasan soal pencabutan beberapa Perda, perubahan Perda No 11 Tahun 2013 tentang peternakan, pertanian perikanan dan kesehatan hewan, soal RTDR kecamatan tahun 2013 sampai dengan tahun 2032, soal perturan desa (Perdes), serta raperda tentang BUMD Aneka Usaha. Fraksi PDI P memilih meninggalkan ruang rapat, lantaran dalam pembuatan sejumlah Raperda yang diajukan belum ada Naskah Akademiknya dan belum adanya dilakukan public hearing.

“Kemarin itu, pembahasan sempat saya tunda, karena ada yang mengganjal bagi saya, yakni pembuatan Raperda tersbeut seolah–olah naskah akademiknya dipaksakan, padahal itu memerlukan kajian terlebih dahulu,” kata Endang.

Lebih lanjut Endang menjelaskan, dalam pembahasan Raperda memang perlu berhati-hati lantaran raperda dibikin dengan menggunakan biaya rakyat.

“Kalau dibikin sak-sake wae kasihan rakyat, karena raperda itu bukan kepentingan kelompok orang atau golongan, tapi kepentingan masyarakat banyak,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Fraksi PDI P Ratri Listyowati, saat ditemui sejumlah wartawan mengaku, pihaknya memang memerintahkan kepada sejumlah anggota dari Fraksi PDI P untuk meninggalkan rapat. Lantaran dalam pembahasan raperda tersebut, pembahasan tidak boleh asal-asalan dan perlu adanya kajian yang cermat.

Rudi Hartono