JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tugu Adipura Boyolali Kena Gusur Proyek Simpang Lima

Tugu Adipura Boyolali Kena Gusur Proyek Simpang Lima

368
BAGIKAN
Alat berat backhoe tengah dioperasikan untuk membongkar tugu Adipura untuk proyek simpang lima, Selasa (8/9). Tugu Adipura nantinya akan dibangun kembali di kawasan tersebut. Foto: Ario Bhawono
Alat berat backhoe tengah dioperasikan untuk membongkar tugu Adipura untuk proyek simpang lima, Selasa (8/9). Tugu Adipura nantinya akan dibangun kembali di kawasan tersebut. Foto: Ario Bhawono

BOYOLALI– Selain menggusur sejumlah bangunan, pembangunan proyek jalan simpang lima juga menggusur tugu Adipura Boyolali. Meski demikian, tugu Adipura tersebut nantinya akan dibangun kembali di kawasan simpang lima tersebut.

Pembongkaran tugu Adipura dilakukan Selasa (8/9/2015). Pembongkaran dilakukan dengan mengerahkan sebuah alat berat backhoe. Pembongkaran dilakukan setelah sebelumnya lempeng-lempeng tembaga Adipura dilepas dan diamankan.

Pengamatan Joglosemar, setelah bangunan tugu dirobohkan, material tugu tersebut kemudian dibersihkan dan diangkut dengan menggunakan truk material. Sementara sejumlah petugas terlibat membersihkan puing-puing tugu. Guna mengamankan pembongkaran tugu tersebut, di sekitaran tugu juga dipasang garis pembatas agar tidak terganggu arus lalu lintas.

Terkait pembongkaran Nyoto Widodo, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Boyolali membenarkan pembongkaran tugu Adipura tersebut berkaitan dengan proyek simpang lima.

Nyoto menegaskan, setelah dibongkar, tugu Adipura tersebut nantinya akan kembali dibangun. Hanya saja untuk penempatan titik pembangunan tugu Adipura yang baru masih harus berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH). Yang pasti menurut Nyoto, sebelum dibongkar, lempeng-lempeng tembaga Adipura sudah diamankan dan akan digunakan kembali dalam pembangunan tugu yang baru mendatang.

“Nanti akan dibangun lagi, tapi tempatnya di mana kami belum tahu, masih menunggu penataan simpang lima terlebih dahulu. Tentunya kami berkoordinasi dengan BLH terkait tugu ini,” ungkap Nyoto.

Sementara mengenai progres pembangunan proyek simpang lima, menurut Nyoto hingga saat ini sudah mencapai 26 persen. Capaian tersebut jauh di atas target yang ditentukan, yakni plus 11 persen. Dengan percepatan ini, diharapkan pengerjaan proyek dapat selesai tepat waktu atau bahkan lebih cepat.

Terpisah, Cipto Budoyo, Kepala BLH Boyolali pihaknya hanya sebagai koordinator penilaian Adipura. Sementara pelaksanaan di lapangan langsung pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sesuai dengan lokasinya. Terkait pembangunan dan pembongkaran tugu tersebut, menurut Cipto merupakan kewenangan DPU ESDM.

“Tugu Adipura itu yang membangun DPU ESDM,” imbuh dia.

Boyolali sendiri berhasil meraih penghargaan Piala Adipura hingga sembilan kali sejak tahun 2005. Penghargaan tersebut diraih Boyolali sebagai kota kecil terbersih. Sedangkan tugu Adipura juga merupakan salah satu ikon Kota Boyolali.

Ario Bhawono