JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Tujuh Perguruan Silat di Wonogiri Berpotensi Bentrok

Tujuh Perguruan Silat di Wonogiri Berpotensi Bentrok

1029
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.soloblitz
Ilustrasi: dok.soloblitz

WONOGIRI – Polsek Kismantoro mengendus adanya potensi konflik antarperguruan beladiri di Kabupaten Wonogiri. Hal tersebut terlihat dari gejala maupun fenomena konflik antaroknum perguruan pencak silat di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur yang belakangan ini terjadi.

Sebagai langkah pencegahan Polsek Kismantoro mempertemukan seluruh pimpinan perguruan beladiri di Kismantoro, Kamis (10/9/2015)

Kapolres Kismantoro AKP Maryono, mengatakan Kecamatan Kismantoro kaya akan perguruan beladiri. Sedikitnya terdapat tujuh perguruan beladiri. Masing-masing tumbuh dan berkembang pesat.

Maryono menuturkan Perguruan Setia Hati Terate tumbuh pesat di Desa Gesing, sedang Perguruan Setia Hati Winongo dan Merpati Putih tumbuh di Desa Miri, Perguruan Silat Kera Sakti di Desa Kismantoro, Perguruan Kera Putih di Desa Ngroto, Perguruan silat Pagar Nusa di Desa Gambir Anom dan bela diri Ju Jit su di Desa Gesing

Dalam pertemuan terbatas itu ia menyampaikan agar para pimpinan perguruan beladiri saling menjaga dan mengendalikan para anggotanya.

“Bila terjadi gesekan dan perselisihan oleh oknum perguruan harap segera dikendalikan dan  diselesaikan sampai dengan tuntas,” katanya Kamis (10/9) di aula Polsek Kismantoro.

Pihaknya mencium egosentris antarperguruan kerap muncul terutama di bulan Sura. Sebab masing-masing perguruan menghelat acara.

“Bisa juga bermula dari desas-desus. Karena tidak menggali informasi konflik bisa meluas. Akibatnya masyarakat jadi korban karena merasa waswas dan takut kena sasaran,” imbuhnya

Arief Setiyanto