JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Upah Minimum Kota Solo 2016 Diprediksi Meningkat

Upah Minimum Kota Solo 2016 Diprediksi Meningkat

420
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO- Sesuai hasil kebutuhan hidup layak (KHL) di Kota Solo yang terus meningkat sepanjang tahun, dimungkinkan akan berdampak pada kenaikan upah minimum kota (UMK) tahun 2016.

Dewan Pengupah (DP) Kota Solo memprediksi, untuk UMK tahun 2016 akan meningkat sekitar 10 persen jika dibandingkan tahun ini. Menurut Hudi Wasisto, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo, dari data survei yang dilakukan, beberapa komponen yang menjadi acuan penetapan UMK cenderung mengalami peningkatan. Hudi menyampaikan, dari hasil survei KHL yang telah dilakukan selama Januari hingga Agustus tahun 2015, rata-rata nilainya berkisar Rp 1,354 juta-Rp 1,359 juta.

“Untuk hasil survei KHL pada September senilai Rp 1,359 juta, atau lebih rendah jika dibandingkan bulan Juli dan Agustus yang masing-masing sebesar Rp 1,369 Juta dan Rp 1,464 Juta,” terang Hudi Wasisto kemarin.

Lebih lanjut Hudi mengemukakan, selain mempertimbangkan nilai KHL, komponen lainya yang mempengaruhi penetapan UMK adalah inflasi, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan daerah disekitar dan yang lainya.

“Di tahun 2016 nanti kami memprediksi akan terjadi kenaikan UMK sebesar 100 ribu. Kenaikan KHL itu ditentukan oleh adanya tingkat inflasi yang berpengaruh pada lonjakan harga kebutuhan pokok,” terangnya.

Terpisah, Sumartono Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Surakarta menyampaikan, survei KHL yang dilakukan Dewan Pengupahan yang di dalamnya ada serikat pekerja, asosiasi pengusaha dan pihak pemerintah daerah sudah sesuai dengan ketentuan.

“Berapapun nilai UMK yang dihasilkan dari survei itu, harusnya bisa diterima semua pihak,” ujar Sumartono.

Satria Utama