JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Usai Piala Presiden, Trofeo Persis Segera Digelar

Usai Piala Presiden, Trofeo Persis Segera Digelar

169
BAGIKAN
Joglosemar/Mohammad Ayudha PERSIS MENANG- Pemain Persis Solo, Ainudin Devira (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persibangga Purbalingga pada pertandingan penyisisha grup C Piala Kemerdekaan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/8). Pada pertandingan tersebut Persis Solo menang dengan skor 5-1.
Joglosemar/Mohammad Ayudha
PERSIS MENANG- Pemain Persis Solo, Ainudin Devira (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persibangga Purbalingga pada pertandingan penyisisha grup C Piala Kemerdekaan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/8). Pada pertandingan tersebut Persis Solo menang dengan skor 5-1.

SOLO – PT Persis Solo Saestu berencana menggelar ajang bertajuk Trofeo Persis usai pelaksanaan Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden 2015. Pertandingan itu digelar guna mengisi kekosongan agenda sembari menunggu kompetisi bergulir.

“Kalau tidak akhir Oktober mungkin awal November. Yang pasti setelah dua turnamen di Tanah Air (Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden,red) usai. Ajang ini kami gelar sesuai imbauan presiden Joko Widodo yang ingin sepak bola tetap semarak. Tentu sekalian persiapan menghadapi kompetisi,” terang Chief Executive Officer (CEO) PT Persis Solo Saestu, Paulus Haryoto, Kamis (10/9/2015) siang.

Sama seperti sistem di Italia yang kali pertama memperkenalkan istilah Trofeo, ada tiga tim yang dilibatkan dalam pertandingan tersebut. Selain tuan rumah Persis Solo, PSIS Semarang dan PSS Sleman menjadi opsi terkuat untuk diikutsertakan.

Sekretaris PT Persis Solo Saestu, Sapto Joko Purwadi menjelaskan, rencana mengundang PSIS dan PSS bukan sekadar status keduanya sebagai tim tetangga. Pihaknya ingin Trofeo Persis menjadi ajang membangun silaturahmi antarsuporter. Terutama untuk memperbaiki hubungan suporter Pasoepati Solo, Brigata Curva Sud (BCS)-Slemania Sleman dan Panser Biru-Snex Semarang yang sempat renggang.

“Kalau suporter kerap ricuh, pada akhirnya yang dirugikan justru klubnya. Kami ingin hubungan suporter Solo, Semarang dan Sleman bisa seperti dulu lagi. Kami yakin kalau sama-sama punya keinginan, perdamaian bisa terjadi. Seperti Pasoepati dengan Bonek (suporter Persebaya Surabaya,red) yang dulu sering bentrok, sekarang sudah damai,” tutur Sapto.

Trofeo Persis bukan satu-satunya agenda yang jadi rencana PT Persis Solo Saestu. Pada akhir Oktober nanti, Persis Solo mendapat undangan untuk berlaga di Piala Bupati Banjarnegara 2015. Bila berjalan sesuai jadwal, dua agenda tersebut bakal berjalan berurutan.

“Setelah main di Banjarnegara, kita gelar Trofeo Persis. Jadi saling berkelanjutan. Tapi dua agenda ini akan dibahas lagi kedepannya,” tambah Sapto.

Untuk dua ajang tersebut, Persis Solo kemungkinan hanya didampingi karetaker. Mulai Penasehat Teknis, Hong Widodo, Asisten Pelatih, Pipit F Yulianto dan Pelatih Kiper, I Komang Putra. Untuk penunjukan pelatih baru baru akan dilakukan setelah jadwal kompetisi jelas.

Nofik Lukman Hakim