Wanita Juga Bisa Terkena Penyakit Kelamin Gonore

Wanita Juga Bisa Terkena Penyakit Kelamin Gonore

95
Ilustrasi
Ilustrasi

PENYAKIT kelamin kencing nanah atau gonore ternyata tidak hanya diderita laki-laki. Kasus serupa juga ditemukan pada perempuan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Kasih Ibu Surakarta, dr Arie Kusumawardani, SpKK mengungkapkan, kencing nanah memang salah satu penyakit kelamin yang paling banyak ditemukan.

“Jadi kencing nanah ini terjadi karena infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Pada laki-laki, penyakit ini disertai dengan gejala flu, demam, air kencing berwarna kuning kental dan berbau dan kadang juga kehijau-hijauan,” katanya kepada Joglosemar.

Namun, gejala kencing nanah yang terjadi pada wanita berbeda. Pada wanita,  Neisseria gonorrhoeae akan menyebabkan radang pada seluruh selaput lendir pada kemaluan sehingga menyebabkan keluarnya lendir bernanah dari lubang vaginanya. Cairan putih nanah itu disebut dengan istilah piktay atau keputihan.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Baru Sragen Ditantang Sejumlah Tugas Berat, Begini Kata Bupati

Karena terkontaminasi dengan kuman lainnya, maka darah putih sering berbau tidak sedap dan menyebabkan gatal-gatal di kulit sekitar vagina. Karena saluran air kencing terpisah dengan lubang kemaluan, maka awalnya penyakit kencing nanah itu tidak menimbulkan rasa panas atau nyeri saat buang air kecil. Namun, lama-kelamaan akan disertai sakit yang luar biasa.

Hanya saja, pasien wanita bakal menemukan nanah yang keluar pada vaginanya. Untuk mengetahui diagnosisnya, pasien diharuskan melakukan cek laboratorium.

Baca Juga :  Bawa Lari Enam Sapi dan Tipu Belasan Peternak di Tanon, Polres Sragen Kejar Sindikat Ini

Bagaimana cara penularannya? Dokter spesialis kulit dan kelamin jebolan Universitas Diponegoro Semarang ini mengungkapkan, penularan kencing nanah terjadi melalui hubungan seks. Oleh karena itu, orang yang cenderung ganti pasangan akan lebih berisiko terkena kencing nanah.

“Sudah bisa diketahui sebenarnya siapa yang menularkan penyakit kencing nanah. Penularannya melalui hubungan seks dan masa inkubasinya antara tujuh hingga 10 hari. Pasien akan bisa cepat mengetahui siapa yang membawa penyakit ini dan menularkannya pada dirinya,” tegasnya.

Murniati

BAGIKAN