JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Warga Ngalihan Protes Tower Tak Berizin, Pemkab Karanganyar: Tak Perlu Izin

Warga Ngalihan Protes Tower Tak Berizin, Pemkab Karanganyar: Tak Perlu Izin

176
BAGIKAN
Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Sunindra saat bertemu menenangkan sejumlah warga yang menolak adanya bangunan Tower di daerah Ngalian, Lalung, Karanganyar Kota, Karanganyar. Foto: Rudi Hartono
Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Sunindra saat bertemu menenangkan sejumlah warga yang menolak adanya bangunan Tower di daerah Ngalian, Lalung, Karanganyar Kota, Karanganyar. Foto: Rudi Hartono

KARANGANYAR– Puluhan warga Dukuh Ngalihan, RT 04 RW 01 Kelurahan Lalung, berunjuk rasa memadati jalan kampung yang bedekatan dengan pembangunan Proyek Tower, Selasa (8/9/2015). Massa yang kebanyakan ibu rumah tangga itu memprotes keberadaan tower telekomunikasi di wilayahnya, lantaran dengan adanya keberadaan tower tersebut dianggap sangat membahayakan.

Tak hanya itu saja, warga mengatakan, pembangunan atau perpanjangan pendirian tower tersebut juga tidak ada ijin dari warga, sehingga mereka (Warga-red) mengehendaki tower tersebut untuk dirobohkan.

“Pokoknya tower ini harus dirobohkan mas, karena jelas-jelas ini membahayakan warga sekitar, apalagi ijinnya juga belum jelas,” kata Wagiyem, dengan nada tinggi.

Sementara itu, Kepala Bidang Informatika dan Pemberitaan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar, menjelaskan bahwa izin keberadaan tower tersebut saat ini memang dalam proses di Badan Pananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Karanganyar.

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) No 18 tahun 2014 dan Peraturan Daerah (Perda) No 12 tahun 2013, bahwa izin HO atau perpanjangan tidak perlu ke warga, sepanjang tower tersebut tidak menggunakan alat Genset.

“Kalau mengacu pada perbub dan perda memang tidak perlu adanya izin, dan saya berharap kepada perusahaan yang membuat tower tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Kalau soal izin, itu sifatnya diperpanjang dan saat ini baru diproses oleh BPMPTSP,” jelas Bambang.

Untuk menenangkan warga, Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Sunindra turun ke lapangan dan memberikan pemahaman.

Dalam pertemuannya dengan sejumlah warga, Kapolres berharap kepada masyarakat untuk tidak berbuat anarki dan diminta untuk tetap tenang. Lantaran persoalan terkait dengan pembangunan tower tersebut adalah kebijakan dari Pemerintah Kabupaten (pemkab) Karanganyar.

“Saya ke lokasi hanya meredakan masyarakat agar tidak ramai dan terjadi kekisruhan. Bukan mediasi, karena persolan ini masuknya itu ke Pemkab, dan proses penyelesaianya itu juga ke Pemkab,” kata Kapolres.

Rudi Hartono

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here