JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Waspadai Penipu yang Manfaatkan Isu Tragedi Crane Masjidil Haram

Waspadai Penipu yang Manfaatkan Isu Tragedi Crane Masjidil Haram

78

crane jatuh1JAKARTA – Sejak dua hari ini ramai diperbincangkan ‎di sosial media mengenai dugaan penipuan yang mengatasnamakan otoritas setempat yang meminta keluarga jamaah haji Indonesia yang menjadi korban jatuhnya crane di Masjidil Haram, untuk mentransfer sejumlah uang guna perawatan Medis di RS setempat.

Bahkan ada yang mengaku sebagai keluarga korban yang dimintai uang  dan lantas menuturkan ceritanya di sejumlah medsos.

Merepons kejadian itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri ‎mengimbau masyarakat tidak bertindak gegabah dan tetap mempercayakan kepada perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

Kemenlu Indonesia juga mengimbau keluarga korban menghubungi nomor-nomor telepon resmi yang telah disediakan pemerintah Indonesia guna mengetahui perkembangan terkini soal penanganan jamaah haji Indonesia baik yang meninggal maupun yang masih dirawat di Rumah Sakit atas insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram tersebut.

“‎Mohon disampaikan kepada keluarga bahwa sudah tanggung jawab Raja Arab Saudi sebagai khodimul haromain (pelayan tanah suci) untuk memberikan layanan terbaik kepada korban luka dan meninggal. Kami yakin pemerintah Saudi akan menjalankan kewajiban dengan baik,” kata Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan elektroniknya, Senin (14‎/5/2015).

Diungkapkan Iqbal, Menteri Agama didampingi Konjen RI di Jeddah juga terus memonitor situasi dan keadaan para jamaah haji Indonesia. Utamanya mengenai korban yang saat ini masih menjalani perawatan Medis di Rumah Sakit setempat.

‎”Untuk itu juga diminta kepada keluarga di Tanah Air untuk menyerahkan penanganannya kepada Pemerintah dan jangan terbujuk orang-orang yang memanfaatkan musibah ini untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” kata Iqbal.

Tribunnews | Edwin Firdaus

BAGIKAN