YKI Gelar Jalan Sehat dan Deteksi Dini Kanker

YKI Gelar Jalan Sehat dan Deteksi Dini Kanker

237
KUNJUNGAN- Pengurus YKI Surakarta sedang berkunjung di Kantor Joglosemar, Jumat (4/9).
KUNJUNGAN- Pengurus YKI Surakarta sedang berkunjung di Kantor Joglosemar, Jumat (4/9).

BANJARSARI- Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Surakarta bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Kadin dan Solo Paragon menggelar acara Jalan Sehat dan Deteksi Dini Kanker 2015. Dua acara tersebut akan digelar Minggu (18/10) mendatang dengan mengambil start dan finish di Lapangan Parkir Mall Solo Paragon mulai pukul 06.00 WIB.
Ketua Pelaksana Jalan Sehat dan Deteksi Dini Kanker 2015 YKI, Desi Mayasari mengatakan, YKI Surakarta mengupayakan penanggulangan kanker dengan mengadakan berbagai program dan kegiatan di bidang promotif, preventif, kuratif dan suportif serta menekankan pentingnya deteksi kanker secara dini.
Untuk memperluas jangkauan dari program kerja tersebut, YKI Surakarta menggalang kemitraan dengan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, swasta maupun dunia usaha. “Untuk itu, YKI Surakarta bermaksud mengadakan kegiatan jalan sehat dan deteksi dini kanker,” terang Desi di sela-sela acara kunjungan ke kantor Joglosemar, Jumat (4/9).
Lanjut Desi, untuk kegiatan Jalan Sehat ini, tiket dijual dengan harga Rp 35.000 per orang dengan fasilitas berupa kaos, snack dan doorprice. Untuk doorprice-nya meliputi dua unit sepeda motor, tiga TV led polytron, tiga lemari es, tiga sepeda gunung, lima smartphone, 10 kipas angin, 10 dispensir, tiga mesin cuci dan tiga kompor gas.
Untuk rute jalan sehat ini meliputi, Lapangan Parkir Mall Solo Paragon, Jalan Yosodipuro, Jalan Dr Moewardi, Jalan Slamet Riyadi, Pengadilan Negeri Surakarta, Jalan Yosodipuro hingga Lapangan Parkir Mall Solo Paragon.
“Untuk target peserta jalan sehat yaitu 5.000 orang. Jalan sehat dan deteksi dini kanker ini diperuntukkan untuk umum,” kata Desi.
Selain menggelar jalan sehat, YKI juga menggelar deteksi dini kanker serviks dan payudara. Deteksi dini kanker ini gratis namun untuk kuota peserta dibatasi. Untuk deteksi dini kanker meliputi pemeriksaan IVA test dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Pemeriksaan IVA dan Sadari ini merupakan program skrining untuk menemukan lesi tahap prakanker.
“Ya nanti untuk peserta deteksi dini kanker ini kita batasi untuk 50 hingga 60 pendaftar pertama,” pungkas Desi. n Dwi Hastuti

BAGIKAN