JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Tim Sniper Awasi Jalur Mudik

Tim Sniper Awasi Jalur Mudik

49
BAGIKAN
2906 - Sniper-1
Ilustrasi

BOYOLALI-Mengantisipasi kejahatan selama arus mudik dan balik lebaran, Polres Boyolali menerjunkan tim sniper atau penembak runduk. Penempatan sniper itu terutama di titik-titik rawan aksi kejahatan.Hal itu disampaikan Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono, melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Selasa (28/6).

Meski tidak menyebutkan secara langsung titik-titik rawan kejahatan, namun Kasatreskrim mengatakan, kondisi jalur di Boyolali memiliki kerawanan tertentu. Hal itu karean kondisi geografis naik turun, serta beberapa traffic light yang sering terjadi tindak kejahatan.

“Sudah kami petakan untuk pengamanan, salah satunya sudah kami siapkan untuk penempatan tim sniper,” ungkap Kasatreskrim.

Beberapa tindak kejahatan yang harus diwaspadai di antaranya kasus dengan pemberatan (Curat), terutama pembobolan rumah kosong. Hingga pencurian kendaraan bermotor dan pembiusan di kendaraan umum. Sementara untuk kejahatan bajing loncat di jalanan, menurut Kasatreskrim sejauh ini belum terjadi di wilayah hukum Boyolali.

Selain penempatan tim penembak runduk, Kasatreskrim menegaskan pihaknya juga akan mengintensifkan patroli keamanan, terutama di kawasan perumahan-perumahan yang ditinggalkan pemilik untuk mudik.Kasatrekrim mengimbau supaya masyarakat juga ikut waspada aksi kejahatan di lingkungan masing-masing.

Data Polres Boyolali pada lebaran tahun kemarin atau saat digelar Operasi Ketupat Candi 2015, terjadi peningkatan angka kriminalitas hingga 30 persen dibandingkan dengan tahun 2014. Kejahatan yang paling mendominasi yakni kejahatan Curat, Curanmor, Curas, hingga penipuan.

Diharapkan dengan andil dari masyarakat secara aktif, angka kriminalitas bisa ditekan dan diantisipasi sehingga masyarakat bisa merayakan lebaran dengan aman. Ario Bhawono