JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Batal Menikahi Anak Gadis Orang, Warga Ngamuk di Rumah Calon Mempelai Pria

Batal Menikahi Anak Gadis Orang, Warga Ngamuk di Rumah Calon Mempelai Pria

32
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BIMA– Bisa dibayangkan bagaimana perasaan keluarga ini. Berjanji akan menikahi, ternyata jelang hari pernikahan calon mempelai lelaki justru kabur.

Sekelompok orang mendatangi dan kemudian diduga merusak rumah milik Nasrudin (50), warga Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Rabu (22/6/2016).

Aksi pengerusakan tersebut dipicu lantaran anaknya yang berinisial AH (21) mendadak kabur dan membatalkan pernikahan dengan RA (21).

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 11.00 Wita sekelompok warga mendatangi rumah Nasrudin, orangtua AH.

Tiba di rumah itu, warga langsung melakukan perusakan. Akibatnya, rumah yang berada di jalan Lintas Tente itu mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Meski warga beringas, namun tak ada yang menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Monta.

Setelah menerima laporan dari Korban, Kepolisian langsung bergerak cepat untuk mengamankan situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun setibanya petugas di lokasi, para pelaku telah melarikan diri.

“Saat petugas ke TKP, para pelaku sudah kabur,” kata Kapolsek Monta, Ipda Edi kepada wartawan.

Untuk menyelidiki kasus tersebut, pihaknya telah mengambil langkah dengan memanggil sejumlah saksi.

AH dan RA sudah lama menjalin hubungan asmara. Bahkan pada tanggal 18 Juli, dua pasangan ini bersama keluarganya sudah menyetujui jumlah mahar yang disepakati.

“Beberapa hari yang lalu, AH dan RA sudah mencapai musyawarah dan mufakat. Bahkan mereka sudah menentukan tanggal pernikahannya,” kata salah seorang warga setempat yang enggan menyebutkan identintasnya kepada wartawan.

Namun belum sampai tiba saat pelaksanaan, secara tiba AH membatalkan nikah yang sudah disepakati, kemudian kabur.

Tribunjogja