Delapan Warga Sragen Keracunan Jamur Saat Sambatan, 4 Diopname..

Delapan Warga Sragen Keracunan Jamur Saat Sambatan, 4 Diopname..

76

2806 - narkoba-1

SRAGEN– Sebanyak delapan warga di Dukuh Gandil, RT 12, Desa Slendro, Kecamatan Gesi terpaksa dilarikan ke Puskesmas setempat karena mengalami keracunan jamur yang tumbuh di pohon melinjo milik salah satu warga. Empat dari delapan warga itu bahkan sempat menjalani rawat inap sedang empat lainnya hanya rawat jalan.

Insiden keracunan itu sebenarnya sudah terjadi beberapa hari lalu namun informasinya baru menyebar Senin (27/6). Menurut Kades Slendro, Santoso, insiden keracunan itu terjadi saat sambatan atau gotong royong mendirikan rumah milik Sugiman (50), warga Dukuh Gandil RT 12.

Saat itu, pemilik rumah menyajikan masakan jamur untuk tetangga yang bekerja di sambatan. Jamur yang dimasak itu adalah jamur yang tumbuh di pohon melinjo dan sebenarnya oleh warga di wilayahnya, jamur jenis itu juga sering dipetik dan dimasak. Saat menyantap sayur jamur itu, tidak terjadi apa-apa.

Namun, selang beberapa saat kemudian, mereka yang menyantap itu langsung mengeluh mual, pusing dan kemudian muntah-muntah.

“Seingat saya dua korban namanya Supangat dan Yadi. Sedangkan lainnya satu keluarga di sebelah yang nyambat dan ikut masak jamur itu. Saya juga nggak tahu bentuk jamurnya kaya apa. Yang jelas dipetik dari pohon melinjo dan warga biasa menyebut jamur cengkarang. Sebenarnya jamut seperti itu juga sering dijual bakul-bakul sayur keliling dan baru kali ini kejadian keracunan,” ujarnya Senin (27/6/2016).

Kepala DKK Sragen, Farid Anshori melalui Kasie P2KLB, Sunar mengatakan sesaat setelah mendapat laporan, timnya langsung terjun melakukan observasi dan mengambil sampel ke lokasi kejadian. Dari hasil pengecekan, tim mengambil sampel jamur yang sudah dimasak dan masih tersisa. Ia mengatakan meski sempat dirawat inap, seluruh korban akhirnya berhasil disembuhkan dan saat ini sudah dinyatakan sehat. Wardoyo

 

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR