JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Opini Dongeng, Investasi untuk Generasi Hebat

Dongeng, Investasi untuk Generasi Hebat

307
BAGIKAN

2806 - RIA WINANTI M.PdRia Winanti MPd

Praktisi PAUD & Pengelola PAUD Percontohan Fatimah

Baki, Sukoharjo

————-

’’Dibandingkan dengan profesi-profesi lain,  orangtua adalah profesi yang paling tidak tersiapkan.’’

Anies Baswedan

“Tolong-tolong,…….tolong!!” Spontan tetanggaku suami istri lari ingin menolongku.

Mereka bertanya, “Ada apa bu Ria?”

Saya tersipu dan mohon maaf kalau saya berlatih bercerita. Bercerita ataupun mendongeng memang membutuhkan ekspresi, penghayatan, penjiwaan, namun sebenarnya bukan itu yang besar maknanya, sebenarnya untuk anak-anak, apapun, dan bagaimana ekspresi kita mendongeng adalah kegiatan yang menarik. Rasanya ingin mengulang masa –masa kecil dulu, bersyukur lingkungan keluargaku penuh dengan kegiatan mendongeng, dari ibu, nenekku yang cantik dan pengasuhku mbok Tunem, mereka berperan besar dalam hidupku.

Dongeng terasa mengalir indah dari tutur mereka, Si Kancil, Timun Mas, Bawang Merah Bawang Putih dan lainnya. Imajinasi, khayalan akan muncul ketika mendengar dongeng, pikiran menjadi aktif berpikir, aktif mencari alasan mengapa tokoh itu begini, tokoh ini begitu dan sebagainya.

Ternyata kurasakan dampak peran keluargaku tersebut dengan mendongeng padaku semakin terasa. Dongeng yang diberikan berulang terasa tidak membosan, saat itu rasanya setiap hari tiada hari tanpa mendongeng.          Sejak kecil imajinasiku, pikiran, hati, perasaan dan tingkahku sudah mendapatkan rangsangan dari kegiatan dongeng, tambah kreatif. Orang yang biasa mendapatkan dongeng akan lebih mempunyai perbendaharaan kata yang lebih banyak, sehingga mampu untuk berkreasi dan berkreativitas untuk berkarya.

Mendongeng merupakan budaya bangsa Indonesia, khasanah kekayaan negeri kita yang harus kita lestarikan. Mendongeng adalah kegiatan bertutur, yang manfaatnya sangat besar di antaranya untuk hiburan, menenteramkan hati, meningkatkan imajinasi, penanaman nilai-nilai, pengetahuan dan keterampilan, merajut kasih sayang keluarga, mengenalkan  kebesaran Allah, cara bermain anak, menumbuhkan semangat, menumbuhkan kreativitas, memberi gambaran tokoh baik yang perlu ditiru dan tokoh yang tidak baik untuk dihindari.