JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jelang Lebaran, Eh, Masih Banyak Rambu yang Rusak

    Jelang Lebaran, Eh, Masih Banyak Rambu yang Rusak

    24
    300616-dani-foto klaten-perbaiki rambu (1)
    Joglosemar |Dani Prima
    PERBAIKAN RAMBU-beberapa personel Dishub Klaten saat memperbaiki salah satu rambu lalu lintas. Kegiatan perbaikan dan membersihkan rambu lalu lintas ini rutin digelar dishub jelang mudik Lebaran.

    KLATEN–Memasuki arus mudik tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) menerjunkan 34 personel untuk menyisir kesiapan rambu lalu lintas di sejumlah titik.

    Dengan dibagi menjadi dua kelompok, staf Dishub mulai memperbaiki dan membersihkan rambu-rambu lalu lintas yang rusak maupun kusam. Mulai dari traffic light, maupun tanda-tanda lain di jalan kabupaten.

    “Kegiatan ini rutin menjelang arus mudik. Banyak rambu yang rusak dan kotor karena menjadi sasaran corat-coret,” jelas Kabid Lalu Lintas, Sumarsono, saat ditemui di simpang tiga Tugu Adipura, Rabu (29/6).

    Operasi itu sudah dimulai sejak Senin (27/6) kemarin. Tim memantau kesiapan rambu dari depan Masjid Agung hingga simpang empat Plasa Matahari.

    “Kami juga memonitor traffic light, barangkali mati atau rusak. Karena rambu-rambu lalu lintas merupakan papan informasi penting bagi pengguna jalan,”jelas Sumarsono.

    Lebih lanjut dijelaskan, untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran, Dishub menyiapkan 30 rambu tambahan yang akan dipasang di sejumlah jalur alternatif.  Pengadaan rambu itu menelan anggaran Rp 15 juta dari APBD Klaten.

    Sumarsono menambahkan, rambu tersebut bersifat sementara dan akan dipasang pada posisi yang strategis. Prioritas pemasangan rambu dilakukan di jalur alternatif menuju kabupaten atau kota di sekitar Klaten.

    “Pengendara, khususnya dari luar Klaten, terbiasa menggunakan jalur utama. Namun ketika terjadi kemacetan, akan dilakukan mekanisme rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus di jalur utama. Jika tidak dipasang petunjuk arah, tentu akan menyulitkan pemudik,” urainya.

    Dani Prima

    BAGIKAN