JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Peredaran Narkoba Kian Mengkhawatirkan

Peredaran Narkoba Kian Mengkhawatirkan

23
BAGIKAN
2806 - narkoba-1
Ilustrasi

BOYOLALI-Peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan membutuhkan peranaktif semua pihak untuk mengantisipasinya. Salah satunya dengan melakukan tes urine mandiri.

Hal itu disampaikan Bupati Boyolali, Seno Samudra dalam dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Joko Prasetyo saat apel Hari Anti Narkoba se-Dunia, di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Senin (27/6).

Tes urine diperlukan untuk mendeteksi secara dini untuk mengetahui kemungkinan adanya dampak narkoba, akibat makanan yang mungkin terkontaminasi saat dikonsumsi. Mengingat saat ini peredaran dan pemakaian narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dan sulit terdeteksi.

“Harapannya dengan deteksi secara mandiri, bisa diketahui apakah di dalam tubuh mengandung narkoba akibat makanan yang dikonsumsi atau tidak,” ungkap dia.

Peredaran narkoba yang sudah menyentuh ke tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa, harus diwaspadai dan diantisipasi sejak dini. Bahkan banyak modus pengedar narkoba yang memasukkan barang haram tersebut ke dalam makanan ringan yang biasa dikonsumsi anak-anak.

Dengan antisipasi dini tersebut, diharapkan dampak penyalahgunaan narkoba dapat ditanggulangi dan diantisipasi agar tidak sampai berpengaruh pada kesehatan. Terlebih penggunaan narkoba, bisa mengakibatkan buruknya kesehatan baik secara fisik maupun mental.

“Tentu ini sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak yang tanpa sadar mereka dijadikan pecandu narkoba,” jelas dia.

Di sisi lain, Bupati juga berharap peran aktif masyarakat untuk segera melapor, jika mengetahui adanya indikasi tindakan yang mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba ke aparat berwenang, atau kepolisian. Langkah ini menurut Bupati, sebagai bentuk kepedulian sosial untuk keselamatan generasi muda. Ario Bhawono