JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Ancam Membunuh dengan Celurit, Kadus Bendungan Resmi Ditahan

Ancam Membunuh dengan Celurit, Kadus Bendungan Resmi Ditahan

310
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Polsek Sambungmacan resmi menetapkan BIN (32), Kadus Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung sebagai tersangka dalam kasus dugaan membawa senjata tajam berupa celurit.

Kadus asal Dukuh Bendungan RT 1, Desa Bendungan itu juga sudah ditahan akibat ancaman pembunuhan dengan celurit yang dilakukannya saat menggerebek mantan istrinya berinisial NL dengan pria lain di rumah NL di Toyogo, Sambungmacan, Kamis (28/7/2016) malam.

Penahanan BIN disampaikan oleh Kapolsek Sambungmacan AKP Haryanto melalui Kanit Reskrim Ipda Mulyono, Minggu (31/7/2016). Ia mengungkapkan, pihaknya memang sudah menetapkan BIN sebagai tersangka dalam kasus membawa senjata tajam yang digunakan untuk mengancam membunuh.

Menurutnya, penetapan tersangka itu didasarkan dari alat bukti dan keterangan saksi maupun korban yang dinilai sudah memenuhi unsur tindak pidana. Atas tindakannya itu, Kadus tersebut bakal dikenakan UU Darurat Tahun 1951 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. “Iya terlapor (BIN) sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Karena unsur tindak pidana membawa senjata tajam sudah terpenuhi,” ujar Mulyono.

Atas penetapan tersangka itu, sang Kadus juga langsung dilakukan penahanan di Mapolsek. Karena berkas pemeriksaan sudah lengkap, tersangka juga dilimpahkan ke Mapolres dan sejak kemarin menjadi tahanan Mapolres.

Ia menguraikan, insiden dugaan ancaman pembunuhan dengan senjata tajam itu bermula ketika BIN mendadak mendatangi NL, mantan istrinya di rumah NL.

Saat mengetahui NL berduaan dengan pria lain, BIN naik pitam dan kemudian mengancam hendak membunuh pria tersebut dengan mengalungkan celurit.

Sempat dilerai oleh NL, kemudian tersangka dibawa ke luar rumah dan selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Polsek setempat. “Mungkin karena emosi, terlapor mengancam dengan mengalungkan celurit ke leher korban,” jelasnya.

Terpisah, Kades Bendungan Agus Alip membenarkan BIN adalah Kadus di Bendungan. Namun hingga kemarin pihaknya belum menerima laporan maupun kabar terkait penahanan salah satu perangkatnya itu.

Wardoyo