JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Fira Katilla, Gadis Cantik Penghobi Daki Gunung

    Fira Katilla, Gadis Cantik Penghobi Daki Gunung

    141
    BAGIKAN
    Fira Katilla. Foto : Ario Bhawono
    Fira Katilla. Foto : Ario Bhawono

    TRAVERLING bagi gadis berpostur tinggi semampai ini sudah menjadi salah satu hobinya. Tak sekadar jalan-jalan ke tempat wisata, namun juga yang penuh tantangan, seperti mendaki gunung.

    Fira Katilla, mahasiswi semester akhir Universitas Brawijaya Malang Jurusan Adminiatrasi Publik ini memang sangat menggemari mendaki gunung.

    Bagi Fira, hobinya itu sesuai dengan motto hidup yang diyakininya, yakni do something different,if you want something different atau lakukan sesuai yang berbeda jika menginginkan sesuatu yang beda.

    Dari mendaki pula gadis kelahiran Jakarta, 16 Mei 20 tahun silam ini mendapatkan pengalaman hidup. Saat mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa, yakni Gunung Semeru, di puncak Mahameru, Fira benar-benar merasakan sensasi di titik terdekat langit Jawa.

    Fira mengaku banyak mendapat pelajaran hidup, salah satunya yakni kemandirian dan kesadaran bahwa hidup harus saling tolong-menolong, saling membantu satu sama lain dan tidak boleh egois.

    “Pelajaran hidup dari traveling ke gunung sangat banyak, salah satunya tidak boleh kita hidup dengan egois,” tutur dia.

    Saat ini, Fira yang tinggal di Tegalweru, Musuk, tengah menyelesaikan proses magang kuliah di Sekretariat Dewan DPRD Boyolali, di bagian Perundang-undangan.

    Fira Katilla. Foto : Ario Bhawono
    Fira Katilla. Foto : Ario Bhawono

    Fira mengaku sengaja memilih Boyolali sebagai tempat magang, selain sesuai dengan bidang keilmuannya, juga karena ingin mengenal lebih jauh wilayah Jawa Tengah, khususnya Boyolali.

    Bagi Fira, Boyolali yang berada di bawah dua gunung yang cukup terkenal, yakni Gunung Merapi dan Merbabu, cukup menggelitik nyalinya. Fira pun mengakui, sangat penasaran untuk mendaki dua gunung tersebut. “Pekan depan sudah saya agendakan naik ke Merapi,” ujar Fira.

    Terkait pekerjaan selama magang, Fira mengaku cukup menikmatinya. Suasana kerja yang kondusif didukung dengan kerja sama tim yang baik, membuatnya betah di Boyolali.

    “Soal kerjaan, suasana kerjanya enak dan tidak tegang. Tapi walau santai, tidak ada pekerjaan yang terbengkalai. Soalnya kerja sama tim cukup baik dan tanggap saat ada permasalahan,” imbuh Fira.

    Ario Bhawono