JOGLOSEMAR.CO Daerah Jogja Harga Hewan Ternak di Gunungkidul Melonjak Signifikan

Harga Hewan Ternak di Gunungkidul Melonjak Signifikan

97
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

GUNUNGKIDUL – Harga sapi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melonjak signifikan antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta dua minggu setelah Lebaran 2016.

Salah seorang pedagang sapi Heru Kuncoro di Gunungkidul, Jumat (29/7/2016), mengatakan kenaikan tergantung jenis sapi dan ukurannya, untuk si Metal bisa hingga Rp 5 juta. Ia mengatakan sapi layak kurban berukuran kecil dijual dengan harga Rp 10 juta dari harga sebelumnya hanya Rp 8 juta.

Untuk ukuran sedang Rp 12 juta hingga Rp 15 juta per ekor dari harga sebelumnya sekitar Rp 10 juta. Ukuran besar Rp 16 juta, dari harga rata-rata Rp 13 juta. “Biasanya yang dicari untuk kurban yang berukuran sedang hingga besar,” katanya.

Heru mengatakan kenaikan ini diduga karena mahalnya hijauan makanan ternak yang mengakibatkan para pedagang harus mengeluarkan uang ekstra untuk biaya perawatan. “Hijauan makanan ternak mulai sulit dicari, kalau mau beli satu hari bisa menghabiskan Rp 40.000 untuk satu sapi ukuran sedang,” kata dia.

Meski ada kenaikan, Heru mengaku sudah ada kenaikan penjualan yang mungkin dipicu persiapan Idul Adha sekitar 1,5 bulan lagi. Transaksi meningkat sebesar 50 persen jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. “Biasanya yang cari sekarang untuk diternak dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang kambing Tri Hadi menambahkan harga kambing layak kurban juga mengalami kenaikan, meski tidak sebesar harga sapi. Kambing berukuran sedang layak kurban dijual dengan harga Rp 1,5 juta–Rp 2 juta tergantung jenis kambing. “Kenaikan hanya berkisar 20 persen untuk kambing,” terangnya.

Antara