JOGLOSEMAR.CO Hiburan Selebritis Iin Indriani, Keroncong Menjadi Bagian Hidupnya

Iin Indriani, Keroncong Menjadi Bagian Hidupnya

94
BAGIKAN
Iin Indriani, Keroncong Menjadi Bagian Hidupnya
Iin Indriani, Keroncong Menjadi Bagian Hidupnya

SOLO – Keroncong sekarang tak lagi hanya menjadi jenis musik yang banyak disukai oleh kalangan orang tua saja. Banyak anak muda yang mulai menggemari jenis musik ini. Tentu saja dengan kreativitas dalam musik tersebut.

Siapa yang tidak kenal dengan maestro Keroncong Solo, Almarhum Gesang? Dia adalah salah satu guru dari penyanyi keroncong muda Solo, Iin Indriani.

Menyanyi keroncong, sekarang menjadi pilihannya dalam bermusik. Bagaimana suaranya? Tentu saja sudah tak diragukan lagi kemerduannya. Kemampuannya menyanyi bukanlah kemampuan instan yang baru kemarin dipelajari.

Bahkan Iin sudah mulai menyanyi sejak usia 4 tahun. Darah seni mengalir dari ibundanya, yang merupakan seorang pesinden RRI yang cukup kondang pada zamannya. Ibundanya jugalah yang banyak membimbing Iin menjadi penyanyi. Meskipun sebenarnya, ibunya ingin dia menjadi pesinden seperti dirinya.

Iin kecil dahulu sudah sering mendapatkan juara menyanyi. Iin pernah menjadi juara bintang radio dan televisi pada saat dia masih duduk di bangku SD, sebagai penyanyi Pop. Prestasinya dalam menyanyi kemudian cukup kondang, dan dia sering show di berbagai tempat. Bahkan, sembari melanjutkan pendidikannya dia terus menyanyi. Pada saat itu, dia belum melirik musik keroncong.

Dia mulai menyanyi keroncong pada tahun 1996. Ketika itu, dia menyanyi lagu daerah dengan bahasa Mandarin saat mendapatkan kesempatan show di Shanghai, China. Iin menyanyi di hadapan orang-orang etnis China yang dideportasi ke sana pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Iin Indriani, Keroncong Menjadi Bagian Hidupnya
Iin Indriani saat bercerita mengenai berjalanan karirnya

Pilih Konsisten

Waktu itu, dia menyanyi lagu-lagu daerah Indonesia tetapi dengan menggunakan bahasa Mandarin. Dari situlah kemudian dia mendapatkan kesempatan beasiswa belajar bahasa Mandarin di Shanghai selama 6 bulan.

“Dari awalnya keroncong itu saya justru bahasa Mandarin, awalnya belajar sendiri nyetel kaset ditirukan, show di Shanghai, karena waktu itu bahasa Mandarin ga boleh dipakai di sini,” katanya.

Saat ini, Iin terus konsisten di jalur musik keroncong. Hingga kemudian dia mengeluarkan single Hasratku yang berkolaborasi dengan Kerontjong Toegoe. Iin berharap, musik keroncong terus berkembang dan bisa bersaing dengan musik lainnya.

Dia sadar betul seniman yang memilih jalur musik keroncong dari segi pendapatan memang kalah dibanding dengan musik lain. Tetapi, kecintaan untuk melestarikan kekayaan musik daerah dan musik khas Indonesia yang telah memanggilnya untuk memilih konsisten di keroncong.

Dia juga mendapatkan pesan dari ibunda dan Presiden Joko Widodo sewaktu menjabat sebagai Walikota Solo, untuk tetap berkarya di musik keroncong ini. Bagi dia sekarang ini, keroncong sudah menjadi bagian dari dirinya.

Tri Sulistiyani