JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pembagian Zakat di Balaikota Ricuh, Ada Beberapa yang Pingsan

    Pembagian Zakat di Balaikota Ricuh, Ada Beberapa yang Pingsan

    26
    BAGIKAN
    010716--RIE--HARIAN--SOLO 4--pembagian zakat fitrah-3
    Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
    PEMBAGIAN ZAKAT—Satpol PP Kota Surakarta mengevakuasi bocah saat pembagian zakat fitrah di Balaikota Surakarta, Kamis (30/6).

    SOLO– Pembagian zakat fitrah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta di Balaikota, Kamis (30/6) berlangsung ricuh. Akibat berdesak-desakan saat ingin mendapatkan beras, sejumlah warga pingsan dan harus mendapatkan perawatan.

    Kericuhan ini sudah terasa sejak pembagian belum dilakukan. Di mana ratusan warga yang sudah lama menunggu di depan Balaikota menggoyang-goyangkan pintu gerbang. Mereka tidak sabar ingin segera masuk untuk mendapatkan beras seberat 5 kilogram itu.  Setelah panitia membagikan kupon sebanyak 2.600 lembar, warga langsung berhamburan masuk. Kondisi ini membuat suasana semakin kacau, karena warga saling berebut untuk menjadi yang terdepan. Bahkan warga berdesak-desakan dengan anggota Linmas dan Satpol PP yang berjaga.

    Sejumlah warga bahkan pingsan dan harus mendapatkan perawatan akibat kejadian ini. Petugas pun langsung membawa warga tersebut dari kerumunan. Melihat kejadian ini, panitia meminta agar warga yang tidak punya kupon segera minggir. Salah seorang warga, Layisem (63) rela antre untuk mendapatkan zakat fitrah. Sayangnya, setelah proses pembagian selesai ia tidak mendapatkan zakat karena tidak memiliki kupon. “Saya tidak dapat kupon untuk pengambilan zakat. Sampai di sini itu sudah banyak yang antre sejak pagi,” ujarnya kepada Joglosemar, Kamis (30/6).

    Lain lagi dengan Budiarti (57). Dirinya beruntung bisa mendapatkan kupon meskipun tujuan awal kedatangannya ke Balaikota adalah untuk mengurus akta kelahiran anaknya. “Saya pas kebetulan di Balaikota dan tidak tahu ada pembagian zakat. Tapi ada yang ngasih kupon dan ternyata untuk mendapatkan beras,” imbuh warga Jebres ini. Kabag Kesra Setda Surakarta Siti Anggraini Purwanti mengatakan, pihaknya sengaja baru membagikan kupon hari ini, ini untuk mengantisipasi penggandaan. “Kupon yang dibagikan sebanyak 2.600 dan warga juga sudah datang sejak pagi,” ungkap dia.

    Siti menambahkan, ada sekitar 500 warga yang tidak mendapatkan kupon. Kondisi inilah yang membuat pembagian zakat berlangsung ricuh. “Ini merupakan zakat fitrah dari ASN bukan APDB, ada 5.200 ASN yang menyalurkan zakat ke sini. Jumlah ASN yang zakat di sini bertambah sekitar 300 orang,” sambungnya.

    Kejadian ini membuat Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo angkat bicara. Menurutnya, panitia penyelenggara perlu dievaluasi. Ia pun sangat menyayangkan adanya kericuhan saat pembagian zakat. “Teknis pembagian kupon harus bisa lebih baik biar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mungkin ke depan pembagian kupon dilakukan di tingkat kelurahan, jadi warga tinggal mengambil di Balaikota,” ucapnya. Ari Welianto

     

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here