JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Syariah Hotel Solo Peduli Pendidikan Agama Anak-Anak

Syariah Hotel Solo Peduli Pendidikan Agama Anak-Anak

16
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias FASHION SHOW- anak-anak menampilkan Fashion show di acara Bintang Anak Muslim 2016 di Hotel Syariah, Sukoharjo, Minggu (24/7).
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
FASHION SHOW- anak-anak menampilkan Fashion show di acara Bintang Anak Muslim 2016 di Hotel Syariah, Sukoharjo, Minggu (24/7).

SOLO– Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional 2016, Syariah Hotel Solo bekerja sama dengan pihak ketiga menggelar kegiatan anak-anak yang berkonsep Islami. Hal tersebut menjadi bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) manajemen Syariah Hotel Solo yang peduli pada pendidikan agama anak-anak.

Public Relations Officer Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W dalam rilis kepada Joglosemar mengatakan, memperingati Hari Anak Nasional 2016 kemarin, Syariah Hotel Solo menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bintang Anak Muslim 2016. Bintang Anak Muslim 2016 merupakan hasil kerja sama antara Syariah Hotel Solo dengan salah satu media cetak lokal di Solo bersama salah satu bank swasta berkonsep syariah.

Bintang Anak Muslim 2016 ini dilaksanakan pada Minggu, 24 Juli 2016 bertempat di Syariah Hotel Solo. Bintang Anak Muslim 2016 terdiri dari beberapa perlombaan yang bertema Islami yakni Lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil), Lomba Tahfidz Quran, dan Lomba Mewarnai.

“Kami sangat mengapresiasi gelaran event yang digagas oleh rekan-rekan media tersebut. Mengingat berbagai kegiatan yang diusung sesuai dengan konsep manajemen hotel kami yang berkonsep syariah,”ucapnya.

Di samping itu, manajemen Syariah Hotel Solo pun cukup bersemangat, mengingat event Bintang Anak Islami 2016 ini bertepatan dengan momen spesial anak-anak yaitu Hari Anak Nasional 2016.

Menurut Paramita, event tersebut positif sekali untuk mengembangkan kreativitas, keberanian serta pendalaman anak-anak pada agama, khususnya pada Alquran. Yang mana Al Quran sendiri merupakan tuntutan kehidupan umat muslim, terlebih, di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini, mengharuskan orangtua kini harus pandai menyaring anak-anaknya dari pengaruh buruk lingkungan.

“Kami rasa yang dapat membekali generasi muda dari pengaruh buruk pergaulan bebas yakni dengan menanamkan pendidikan agama, sebagai penguat iman untuk tidak melakukan hal-hal tercela. Maka dari itu, kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kami galakkan, sebagai bagian dari kepedulian kami pada pendidikan agama anak-anak,”pungkasnya.

Kiki DS