JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Lantik 36 Dokter Baru

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Lantik 36 Dokter Baru

269
BAGIKAN
Pengambilan sumpah dokter UMS
Pengambilan sumpah dokter UMS

BANJARSARI-Hari ini Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan melantik 36 dokter baru, dengan rincian 26 dokter wanita dan 10 dokter pria. Pelantikan dan sumpah dokter periode XX Tahun 2016 akan berlangsung, di Emerald Grand Ballroom Solo Paragon Hotel and Residences.

Dekan Fakultas Kedokteran UMS Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes menuturkan, hingga saat ini UMS telah meluluskan 502 dokter. Terdiri dari 338 dokter wanita dan 164 dokter pria. Pada sumpah dokter kali ini, satu sumpahwan atas nama Endang Rahayu Fuji Lestari  menyandang predikat cumlaude dengan predikat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,52. Sedangkan 35 sumpahwan menyandang predikat  sangat memuaskan. Sementara itu, sumpahwan termuda adalah Danish Davina Sekar Larasati lulus pada usia 23 tahun.

“Fakultas Kedokteran UMS berdiri berdasar SK Ditjen DIKTI No. 2160/D/T/2004 dengan status akreditasi B berdasarkan SK BAN-PT No. 242/SK/BAN-PT,” terang Sutrisna saat ditemui Joglosemar, Jumat (29/7/2016).

Lebih lanjut Sutrisna mengatakan, Fakultas Kedokteran UMS terus berusaha mencetak dokter yang berkualitas, sesuai visi. Yaitu menjadi Fakultas Kedokteran bertaraf nasional yang menghasilkan lulusan dokter yang berorientasi dokter dengan keunggulan di bidang kedokteran keluarga yang islami, profesional, berakhlak mulia, mandiri dan mampu bekerja interdisipliner.

Saat ini  Fakultas Kedokteran UMS bekerja sama dengan 9 rumah sakit wahana pendidikan, yaitu RSUD Sukoharjo, RSUD Karanganyar, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, BBKPM Surakarta, RSUD DR Harjono S. Ponorogo. Selain itu juga DKK Sukoharjo, RS Ortopedi Prof. DR R. Soeharso, RSUD dr. Moewardi dan RSJD Surakarta. Hingga saat ini, dokter muda (co-ass) aktif berjumlah sekitar 248 orang.

Sutrisna mengatakan, harapan Fakultas Kedokteran UMS kepada seluruh lulusan dokter agar terus meningkatkan kompetensi keilmuan, mengabdi pada kemanusiaan, berpegang teguh pada sumpah dokter dan bersedia ditempatkan di manapun.

Selain itu, di manapun berada, dokter lulusan UMS harus menjaga nama baik almamater. “Kami mengharapkan dokter lulusan Fakultas Kedokteran UMS menjadi dokter yang profesional, selalu berjuang untuk kemaslahatan umat, mengimplementasikan nilai-nilai Islami sebagai dokter yang kompeten sesuai dengan standar kompetensi dokter Indonesia dan standar kompetensi Dokter Muhammadiyah,” ujarnya.

Garudea Prabawati