JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Ulang Tahun, Gadis SMP asal Jatiroto Digilir Empat Pemuda

Ulang Tahun, Gadis SMP asal Jatiroto Digilir Empat Pemuda

22183
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI — Nasib malang dialami seorang siswi kelas III SMP, warga Dusun Pagersari, Desa Guno, Kecamatan Jatiroto. Di hari ulang tahunnya ke-16, dia dipaksa melayani empat pemuda secara bergiliran.

Sebelumnya, korban dicekoki minuman keras (miras) jenis ciu. Dalam keadaan mabuk, empat pelaku leluasa menggagahinya.

Kapolres Wonogiri, AKBP Ronald Reflie Rumondor, melalui Kasatreskrim, AKP Eko Marudin, menuturkan, peristiwa pencabulan anak di bawah umur tersebut terjadi di Kawasan Hutan Dungkul, Desa Boto, Kecamatan Jatiroto, Kamis (29/9/2016) pekan lalu.

Kasatreskrim menceritakan, korban dan temannya yang berusia 13 tahun, pergi ke warnet untuk mengerjakan tugas sekolah. Dalam perjalanan pulang, ban sepeda motor korban kempes di wilayah Dusun Dungkul.

Kemudian lewat Marno alias Gembot, warga Dusun Pagersari, Desa Guno, Kecamatan Jatiroto bersama teman-temannya, menawarkan bantuan. Korban pun ikut Gembot untuk diantar pulang. Sedang teman korban menaiki sepeda motor kempes.

“Dalam obrolan di perjalanan, Gembot mengetahui korban sedang ulang tahun. Sehingga dia memutar kendaraan dan mengajaknya merayakan ulang tahun,” tutur Kasatreskrim, Selasa (4/10/2016).

Korban diajak kembali menemui teman-teman Gembot, yakni Dony, Oky  dan seorang lagi yang hingga sekarang belum diketahui identitasnya.

Selanjutnya, mereka keliling naik motor hingga sampai di kawasan hutan Dungkul. Di tempat itulah korban dipaksa minum miras jenis ciu. “Setelah mabuk, korban disetubuhi empat pelaku,” jelas Kasatreskrim.

Usai kejadian, korban diantar pulang. Namun keesokan harinya, korban bercerita kepada orangtuanya yang kemudian melapor ke Polsek Jatiroto.

Para pelaku terancam Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Namun hingga sekarang mereka berempat masih dalam pengejaran petugas.

Aris Arianto