JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Wisata Air 2,5 Kilometer Membentang dari Donohudan Hingga Banjarsari

Wisata Air 2,5 Kilometer Membentang dari Donohudan Hingga Banjarsari

68
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias BERSIH_BERSIH KALI PEPE - Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kiri) bersama tim relawan melakukan kegiatan bersih-bersih Kali Pepe, Solo, Minggu (9/10).
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
BERSIH_BERSIH KALI PEPE – Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (kiri) bersama tim relawan melakukan kegiatan bersih-bersih Kali Pepe, Solo, Minggu (9/10).

SOLO – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta yang akan membuat wisata air di sepanjang Kali Pepe terus dimatangkan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga, terutama yang tinggal di kawasan sungai yang akan dijadikan wisata air.

Tim restorasi Sungai Indonesia (RSI) di wilayah Solo, Prabang Setyono mengatakan, panjang sungai total bagi wisatawan adalah 2,5 kilometer. Selain dermaga direncanakan akan ada lima pos untuk wisatawan yang pengelolaannya melibatkan masyarakat.

“Nanti rencananya juga akan dibangun pos-pos untuk wisatawan, pengelolaannya ada di masyarakat,” terang Prabang kepada Joglosemar, Senin (10/10/2016).

Lebih lanjut Prabang mengatakan, pos-pos tersebut akan terus dikembangkan. Tujuannya yakni memajukan ekonomi kerakyatan.

“Wisatawan akan menelusuri sungai dari wilayah pedesaan menuju perkotaan, sehingga keberadaan pos-pos tersebut akan ikut serta mewarnai wisata air Sungai Pepe,” ujarnya.

Prabang mengatakan konsep wisata air tersebut adalah Slow Motion Go To City. Jalur yang bisa dimanfaatkan untuk wisata cukup panjang yakni mulai dari Donohudan (Boyolali) hingga, Solo.

“Jalur dari hulu yang ada di Donohudan Boyolali hingga ke kawasan Banjarsari, Solo sebagai hilirnya,” tutup Prabang.

Seperti diketahui, Pemkot Surakarta berencana membangun wahana wisata air. Wahana ini akan memanfaatkan keberadaan sungai di Solo. Salah satunya yakni Kali Pepe.

Nantinya akan ada tiga dermaga yang juga ikut dibangun guna mendukung wisata air. Sebagai persiapan untuk pembangunan tersebut yakni pembersihan sungai yang sudah rutin dilakukan dan melibatkan ribuan relawan.

Garudea Prabawati