JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal 7 Kios Digerebek, Puluhan Liter Ciu Diamankan

7 Kios Digerebek, Puluhan Liter Ciu Diamankan

177
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Sebanyak tujuh kios di beberapa wilayah digerebek oleh tim Polsek wilayah karena kedapatan menjual minuman keras, Rabu (18/1/2017). Dari ketujuh kios itu, tim menyita sedikitnya lebih dari 20 liter miras jenis ciu dan oplosan.

Tujuh kios itu tersebar di empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Tanon, Mondokan, Sumberlawang, dan Sambungmacan.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi mengungkapkan, dari wilayah Tanon, Polsek berhasil menyita 3 liter ciu dari kios milik Irwanto (38), warga Dukuh Dadapan RT 3, Desa Padas, Tanon. Dari lokasi ini, tim mengamankan dua botol ciu bervolume 3 liter siap edar yang disembunyikan di dalam kios.

Dalam waktu hampir bersamaan, tim Polsek Mondokan juga menggelar operasi miras di wilayah setempat. Hasilnya, tim menyita dua botol ciu siap edar dari penggerebekan di kios milik Sastro Suwarno (73), warga Dukuh Kendal, Desa Sumberejo. Dari kios ini, diamankan dua botol ciu yang dikemas dalam ukuran masing-masing 1,5 liter.

“Lantas dari Polsek Sumberlawang, Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggota juga mengamankan lima botol ciu dari kios milik Sumarni (32) di Dukuh Kedunguter, Desa Pendem, di kompleks obyek wisata Gunung Kemukus,” papar Saptiwi.

Temuan paling banyak dihasilkan oleh tim Polsek Sambungmacan. Dalam operasi yang dipimpin Kapolsek, tim di wilayah perbatasan dengan Ngawi ini sukses menyita belasan liter ciu dari empat kios. Saptiwi menjelaskan, empat kios itu masing-masing milik Agus Jamu di Dukuh Bero, Desa Bedoro yang diamankan dua botol besar ciu oplosan bervolume hampir 6 liter.

Lalu dari kios Mbah Sutarti (65) warga Dukuh Ngadirojo RT 1, Sambungmacan diamankan satu botol besar bervolume 1,5 liter ciu produksi Plumpungan, Purwodadi. Kemudian, satu botol besar ciu ditemukan dari penggerebekan di kios milik Mbah Paijo (65) di Dukuh Ngadirojo, serta satu botol besar ciu dari kios milik Bu Senen (49), juga di wilayah Dukuh Ngadirojo.

“Seluruh barang bukti langsung diamankan di Mapolsek masing-masing. Sedangkan pemiliknya didata lalu diberikan peringatan dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi menjual lagi. Mereka juga diberikan pembinaan dan jika nekat akan diberikan tindakan lebih tegas,” urainya.

Wardoyo