JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Aksi Kecam Australia Digelar di Sukoharjo

Aksi Kecam Australia Digelar di Sukoharjo

31
BAGIKAN
KECAM TINDAKAN AUSTRALIA--Puluhan Pemuda Pancasila Sukoharjo melakukan aksi pengecaman atas tindakan pelecehan Australia di bundaran proliman, Senin (9/1).  Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
KECAM TINDAKAN AUSTRALIA–Puluhan Pemuda Pancasila Sukoharjo melakukan aksi pengecaman atas tindakan pelecehan Australia di bundaran proliman, Senin (9/1).
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani

SUKOHARJO – Aksi pengecaman atas tindakan pelecehan yang dilakukan Australia dilakukan oleh puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) Sukoharjo, Senin (9/1/2017).

Aksi tersebut dimulai di Patung Pahlawan, Jalan Veteran kawasan Proliman, Sukoharjo dilanjutkan berjalan kaki ke Gedung DPRD Sukoharjo dan berakhir di depan Makodim 0726/Sukoharjo.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Joko Cahyono menuturkan dalam orasinya bahwa pihaknya mendukung penuh atas apa yang telah dilakukan oleh Panglima TNI yang menghentikan kerja sama bidang militer dengan Australia.

Lantaran tindakan Australia yang telah melecehkan Pancasila dan lengah menjaga Kantor Kedutaan Besar Indonesia di Australia sehingga ada oknum yang mengibarkan bendera lain.

“Kami meminta Australia meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia,” terangnya.

Di sela-sela orasi sebagian peserta menginjak-injak replika bendera Australia dan membakarnya di halaman Gedung DPRD Sukoharjo. Aksi di Gedung DPRD Sukoharjo tak ditemui satu pun anggota DPRD Sukoharjo.

Walau demikian peserta aksi tetap teriak-teriak bernada tidak senang dengan sikap Australia. Lagu Indonesia Raya dikumandangkan sembari memberi hormat kepada bendera merah putih yang dikibarkan di halaman gedung wakil rakyat tersebut.

Tidak puas di halaman Gedung DPRD, peserta aksi berjalan kaki menuju Kodim 0726/Sukoharjo tetapi mereka tak diperbolehkan masuk ke halaman kantor. Mereka tetap berorasi di depan Kodim dan membacakan pernyataan sikapnya.

Salah satu orator dalam aksi  tersebut, Joko Parwanto membacakan lima pernyataan sikap  di depan Makodim 0726/Sukoharjo. Yakni, PP Sukoharjo bertekad dan berkomitmen mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.