JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Balekambang dan Jurug Dinilai Tak Cocok Tampung THR Sriwedari

Balekambang dan Jurug Dinilai Tak Cocok Tampung THR Sriwedari

137
BAGIKAN
Joglosemar| Dok Penyanyi Grub Musik Dangdut Sera Via Valen saat menghibur penonton di Taman Hiburan Remaja (THR)Sriwedari, Solo, Kamis (23/10/2013) lalu.
Joglosemar| Dok
Penyanyi Grub Musik Dangdut Sera Via Valen saat menghibur penonton di Taman Hiburan Remaja (THR)Sriwedari, Solo, Kamis (23/10/2013) lalu.

SOLO – Wacana penggunaan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Taman Balekambang sebagai lokasi baru Taman Hiburan Rakyat (THR) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dianggap tidak solutif.

Kalangan legislatif menilai kedua lokasi tersebut dinilai kurang tepat jika hendak dijadikan lokasi pengganti THR. Pasalnya, keduanya punya fungsi berbeda ketimbang taman hiburan yang sebelumnya berada di kawasan Sriwedari itu.

“Pemkot justru tidak memberi solusi. Sudah jelas kalau kedua lahan tersebut punya fungsi yang berbeda, nanti malah timbul benturan kepentingan,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Surakarta, Supriyanto, Selasa (17/1/2017).

Opsi pemanfaatan Taman Balekambang dikhawatirkan bakal merusak kawasan. Padahal, taman tersebut berfungsi sebagai hutan kota. “Kalau areanya rusak bagaimana? Apalagi Balekambang hendak diperbaiki,” sebut Supriyanto.

Sebaliknya, opsi lain berupa TSTJ pun disebut tidak tepat. Supriyanto mengatakan, ada kemungkinan kerja sama TSTJ dengan investor terkait pengembangan konservasi.

Apabila THR dialihkan ke sana, maka upaya memperbaiki TSTJ kembali kandas. “Sebaiknya memang mencari lokasi yang lain saja,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot pun diminta tak terlalu memaksakan diri untuk mencari solusi terhadap lokasi baru THR. Ketua Komisi II DPRD Kota Surakarta, YF Soekasno mengatakan, Pemkot hanya perlu untuk fokus pada pembangunan Masjid Raya Solo di kawasan Sriwedari.

Apalagi, Pemkot sudah berjanji untuk merealisasikan pembangunan pada 2018 mendatang.

“Kan selama ini THR hanya berstatus kontrak. Kalau Pemkot tak mau memperpanjang, ya sudah pindah saja,” tandasnya.

Terpisah, Kepala UPTD Kawasan Wisata Balekambang, Sumeh mengaku pihaknya akan menunggu instruksi lebih lanjut. Ia akan mengikuti keputusan dari Pemkot terkait wacana lokasi baru THR.

Putradi Pamungkas