JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Banjir Lokal Genangi 20 Rumah Warga Gayam Sukoharjo

Banjir Lokal Genangi 20 Rumah Warga Gayam Sukoharjo

23
BAGIKAN
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani TERGENANG—Warga Dukuh Mojo RT 2 RW 5, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo menunjukkan salah satu titik saluran yang bocor dan berakibat banjir lokal.
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
TERGENANG—Warga Dukuh Mojo RT 2 RW 5, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo menunjukkan salah satu titik saluran yang bocor dan berakibat banjir lokal.

SUKOHARJO—Banjir lokal terjadi di Dukuh Mojo RT 2 RW 5, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (24/1/2017).

Banjir tersebut terjadi lantaran luapan air yang berasal dari saluran drainase yang mengalir di bawah pemukiman warga dan mengakibatkan sekitar 20 rumah warga tergenang.

Salah seorang warga, Sugi (48) memperkirakan banjir lokal tersebut terjadi sejak Senin (23/1/2017) malam.

Namun ia mengaku baru mengetahui saat bangun pada Selasa (24/1/2017), sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Menurutnya, luapan air yang menyebabkan banjir lokal tersebut kerap terjadi bahkan sudah sekitar lima tahun lalu.

“Ya memang sering seperti ini. Tapi tidak besar, paling semata kaki. Nanti kalau sudah agak siang surut sendiri,” kata dia.

Sugi mengatakan, luapan air terjadi bukan karena hujan deras, namun kemungkinan berasal dari luapan saluran Waduk Mulur.

“Kalau Waduk Mulur penuh biasanya di sini terkena dampaknya. Malahan kalau hujan deras sini tidak banjir karena aliran air dari Kali Samin lancar,” ujarnya.

Warga lainnya, Pasri (42) mengharap ada perbaikan saluran. Ia mengaku sempat mendengar akan ada anggaran untuk memperbaiki saluran tersebut agar banjir lokal tidak terjadi lagi.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Suprapto menerangkan, luapan air yang terjadi di lokasi tersebut memang sudah sering terjadi.

Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan lantaran kesalahan infrastruktur dan lebih disebabkan minimnya kesadaran warga dalam membuang sampah.