JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Bantu Pemkot, Gapensi Akan Sumbangkan 10 Rumah Layak Huni

Bantu Pemkot, Gapensi Akan Sumbangkan 10 Rumah Layak Huni

35
BAGIKAN
2301 - RTLH-1
Ilustrasi

SOLO – Gabungan Pelaksana Konstruksi Seluruh Indonesia (Gapensi) Solo konsisten membantu menyelesaikan masalah rumah tidak layak huni (RTLH) Kota Surakarta.  Menurut Wakil Ketua II Gapensi Solo, Didit Nugroho, rencananya Gapensi Solo akan menyumbangkan 10 unit rumah layak huni, untuk membantu Pemkot Surakarta dalam menyelesaikan problematika rumah tidak layak huni di Kota Bengawan ini.

“Memang kami selalu berupaya untuk ikut serta dalam pembangunan dan kemajuan Kota Solo,” terangnya kepada wartawan saat ditemui di Kantor Gapensi Solo, bertepatan dengan kegiatan sosial dan donor darah, Sabtu (21/1/2017).

Rencana ini sejalan dengan harapan Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang hadir dalam kegiatan donor darah tersebut. Rudy mengharapkan para pelaku kontraktor bisa menyumbangkan unit rumah dalam upaya menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni di Solo. “Karena para pengusaha ini memiliki CSR, dan diharapkan kesediaan mereka untuk menyumbangkan berapa unit rumah bagi masyarakat yang terdampak rumah tidak layak huni,” terangnya.

Imbuh Rudy, apabila permasalahan rumah tidak layak huni tersebut hanya mengandalkan pemerintah saja, realisasinya akan membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, Rudy juga menegaskan agar para kontraktor menjaga kualitas dalam bekerja, dapat menyelesaikan proyek sesuai dengan waktunya.  Bahkan, kepada para kontraktor, Rudy mengimbau kendati Pemkot Surakarta tidak memberikan uang muka, para kontraktor itu tetap mau mengikuti lelang proyek pemerintah.

Terkait dengan donor darah dan kegiatan sosial, imbuh Didit, bertujuan untuk menjunjung kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. “Total sekarang kami terdiri dari 107 anggota Gapensi, dan masing-masing perusahaan kami ajak untuk menyumbangkan tali asih, untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” terangnya. Acara yang menjadi agenda setiap tahunnya tersebut, mampu menjaring 190 pendonor darah. Garudea Prabawati