JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sempat Gempar Isu Mistis, RS Banyudono Sudah Ganti Nama

Sempat Gempar Isu Mistis, RS Banyudono Sudah Ganti Nama

229
BAGIKAN
Joglosemar/Ario Bhawono RSUD BANYUDONO : Isu persalinan dibantu mahkluk halus di RSUD Banyudono yang kosong karena pindah ke Andong, saat ini membuat geger masyarakat, khususnya di dunia maya dan menjadi viral di Medos, Jumat (26/8).
Joglosemar/Ario Bhawono
RSUD BANYUDONO : Isu persalinan dibantu mahkluk halus di RSUD Banyudono yang kosong karena pindah ke Andong, saat ini membuat geger masyarakat, khususnya di dunia maya dan menjadi viral di Medos, Jumat (26/8/2016) silam.

BOYOLALI—RSUD Andong, pindahan RSUD Banyudono diberi nama RSUD Waras Wiris. Pergantian nama itu sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Boyolali. Direktur RSUD Banyudono, Istirochah mengatakan penggunaan nama baru ini berlaku sejak 1 Januari 2017.

Seluruh penggunaan anggaran pun juga sudah menggunakan nama baru. “Per 1 Januari kemarin sudah berganti nama menjadi RSUD Waras Wiris dan seluruh anggarannya sudah menggunakan nama baru,” ungkap Istirochah, belum lama ini.

Dia menambahkan, pergantian nama baru tersebut cukup dengan menggunakan SK Bupati. Mengingat status RSUD Banyudono merupakan tipe D. Sehingga untuk proses perizinannya cukup di Dinas Kesehatan Boyolali. Menurutnya, penggantian nama ini sudah melalui pembahasan yang cukup lama oleh beberapa pihak.

Pemilihan nama dengan menggunakan Bahasa Jawa itu, selain berbeda dengan umumnya nama rumah sakit yang lain, juga diharapkan menjadi sebuah doa dan dorongan agar pasien yang dirawat segera kembali sehat.

Terlepas dari pergantian nama, menurut Istirochah, pihaknya saat ini juga masih mengurus izin operasional ke kementrian. Termasuk di antaranya untuk layanan BPJS yang masih menggunakan nama rujukan RSUD Banyudono.

RSUD Banyudono secara resmi relokasi ke wilayah Desa Sugihan, Kecamatan Andong, pada pertengahan Juli lalu. Meskipun sudah beroperasi, namun nama rumah sakit tersebut masih menggunakan nama lama, yakni RSUD Banyudono dan kemudian diganti menjadi RSUD Waras Wiris.

Untuk promosi, menurut Istirochah pihaknya sudah melakukan promosi melalui Puskesmas-Puskesmas maupun pertemuan lintas sektoral lainnya. Selain itu saat ini rujukan pasien dari Puskesmas di wilayah utara juga sudah mulai diarahkan ke RSUD Waras Wiris.

Sementara untuk penyempurnaan fasilitas layanan kesehatan, tahun ini akan dibangun sejumlah fasilitas seperti ruang operasi dan ruang Intensive Care Unite (ICU) tahun ini. Kedua fasilitas ruangan tersebut dinilai sebagai fasilitas layanan vital yang harus dimiliki sebuah rumah sakit apalagi rumah sakit milik pemerintah daerah. # Ario Bhawono