JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Bawa BBM 300 Liter Mobil Terbakar dan Meledak, Sopir Pilih Loncat

    Bawa BBM 300 Liter Mobil Terbakar dan Meledak, Sopir Pilih Loncat

    72
    BAGIKAN

    2001- Boyolali-mobil meledak

    BOYOLALI—Mobil Suzuki Carry yang mengangkut sekitar 300 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite terbakar dan meledak di jalan raya Boyolali-Musuk, Kamis (19/1/2017) pagi. Uniknya, pengemudi yang sadar mobilnya mulai terbakar, loncar dan meninggalkan mobil berjalan sendiri.

     

    Peristiwa itu berawal saat mobil B 3308 UV yang dikemudikan Joko Yunan (26), warga Karangpodang, Desa Keposong, Musuk tersebut, melaju dari arah Musuk. Pada saat itu Joko baru saja kulakan BBM pertalite dari SPBU Sukorame, Musuk.

    Ratusan liter BBM tersebut ditempatkan pada 10 jeriken berkapasitas 30 liter dan ditata di bagian belakang mobil. Sedianya, BBM tersebut akan dibawa ke SPBU mini milik Juwandi, yang berada di Desa Pusporenggo.

    Namun nahas, tak jauh dari tempat tujuan, mobil Carry yang dikendarai Joko terbakar. Sebelum terbakar, Joko sempat merasakan hawa panas dari bagian bawah kemudi. Dia juga melihat ada percikan api di area itu yang lama kelamaan semakin besar.

    Khawatir percikan api akan menyambar BBM yang dia angkut di bagian belakang mobil, dia pun langsung meloncat keluar dan membiarkan mobilnya melaju. Mobil itu terus berjalan hingga masuk ke parit. Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan berdentum hingga tiga kali dan mobilnya terbakar hebat.

    “Sopirnya loncat dan lari keluar mobil kemudian mobilnya meledak tiga kali,” tutur Dwi (35), salah satu saksi mata kejadian.

    Api kemudian berkobar dan membumbung tinggi hingga hampir lima meter. Terang saja kejadian tersebut mengagetkan warga sekitar serta pengguna jalan lainnya. Akibatnya, arus lalu lintas pun langsung terhenti seketika.

    Warga yang berdatangan tak berani mendekat untuk memadamkan api karena api terlalu besar. Api bahkan juga membakar pepohonan dan kabel listrik yang berada di lokasi kejadian. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian, juga lantas mematikan arus listrik karena khawatir api akan merembet ke rumah mereka.

    Kejadian itu segera dilaporkan ke Pemadam Kebakaran BPBD Boyolali, yang tak lama kemudian mengirim tiga unit Damkar. Butuh waktu beberapa lama untuk memadamkan api. Sementara itu menurut petugas Bhabinkamtibmas Polsek Musuk, Bripka Teguh, tidak ada korban dalam kejadian itu.

    Dia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), api diduga muncul akibat konsleting kelistrikan kendaraan yang kemudian merembet ke belakang. “Sementara mobilnya memuat bahan bakar cukup banyak. Untung saja tidak ada korban,” ungkap dia.

    # Ario Bhawono