JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Untuk Bayar Pegawai, Pemkab Wonogiri Butuh Rp 1 Triliun

Untuk Bayar Pegawai, Pemkab Wonogiri Butuh Rp 1 Triliun

94
BAGIKAN
0610-pns-1
Ilustrasi

WONOGIRI—Anggaran besar hingga Rp 799 milar dibutuhkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai di lingkungan pemerintah setempat di tahun 2017 ini. Namun, apabila ditambah dengan kewajiban membayar tambahan penghasilan (Tamsil), tunjangan sertifikasi, dan tunjangan lainnya, anggaran yang dibutuhkan membengkak hingga Rp 1,114 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Wonogiri, Haryono menerangkan, anggaran untuk gaji dan tunjangan pegawai itu mencapai separuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Wonogiri tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 2,129 triliun.

“ABPD Wonogiri sekarang mencapai Rp 2,1 triliun. Tapi itu belum termasuk bantuan Provinsi Jateng, Dana Alokasi Khusus (DAK), dan sebagainya. Biasanya, bantuan provinsi dan DAK baru masuk pada APBD Perubahan 2017 mendatang. Kalau bantuan provinsi dan DAK sudah masuk, APBD Wonogiri bisa sampai Rp 2,4 triliun,” terang Haryono, Rabu (25/1/2017).

Jika bantuan provinsi dan DAK sudah masuk ke kabupaten, anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Pemkab Wonogiri diperkirakan mencapai Rp 300 miliar. “Tapi, angka itu masih menunggu masuknya DAK tambahan dan bantuan provinsi,” ujar dia.

Data dari Badan kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri menunjukkan, jumlah PNS di lingkungan Pemkab Wonogiri pda tahun ini menyusut. Hingga awal 2017 ini, jumlah PNS di Pemkab tinggal 10.799 orang.

Penyusutan jumlah PNS itu terjadi karena PNS yang pensiun setiap tahunnya mencapai ratusan orang, namun tidak ada rekrutmen CPNS dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun 2014 lalu, jumlahnya masih sekitar 14.000 orang. Tahun 2015 lalu turun menjadi sekitar 12.000 orang,” kata kepala BKD Wonogiri, Rumanti Permanandiyah. Aris Arianto