JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen BBM Kapolsek Gondang Dibajak, Pelaku Sebar Modus Minta Pulsa

BBM Kapolsek Gondang Dibajak, Pelaku Sebar Modus Minta Pulsa

329
BAGIKAN

 

MINTA PULSA- Salah satu kiriman pesan BBM dari pelaku pembajakan akun BBM milik Kapolsek Gondang ke akun BBM wartawan Joglosemar, Wardoyo, isinya minta pulsa Senin (16/1) malam. Joglosemar/ wardoyo
MINTA PULSA- Salah satu kiriman pesan BBM dari pelaku pembajakan akun BBM milik Kapolsek Gondang ke akun BBM wartawan Joglosemar, Wardoyo, isinya minta pulsa Senin (16/1) malam.
Joglosemar/ wardoyo

SRAGEN—Aksi pembajakan nomor handphone dan Blackberry Messenger (BBM) ternyata tak hanya menimpa pejabat dan orang biasa saja. Pucuk pimpinan Polsek Gondang pun juga menjadi korban.

Adalah AKP Yohanes Trisnanto, Kapolsek Gondang, yang menjadi korban oknum tak dikenal, Senin (16/1/2017) malam. Akun BBM miliknya dengan nama AKP Y Trisnanto SH dibajak orang tak dikenal sekitar pukul 20.00 WIB.

Aksi pembajakan diketahui ketika mendadak ia mendapat berondongan konfirmasi dari orang-orang yang menerima pesan BBM dari akunnya. Mereka kaget karena pesan BBM itu isinya meminta kiriman pulsa karena sedang tidak punya pulsa.

“Tadi sekitar pukul 20.00 WIB tiba-tiba banyak yang telepon ke nomor saya menanyakan apa benar kirim pesan minta pulsa. Padahal saya tidak pernah mengirim pesan BBM itu. HP tiba-tiba tidak bisa digunakan. Ternyata sudah dibajak,” kata AKP Yohanes.

Menurutnya, orang yang dikirimi pesan oleh pembajak diperkirakan sudah ratusan. Bahkan, wartawan Joglosemar, Wardoyo juga sempat mendapat kiriman pesan yang diawali dengan “Ping!!!” sekitar pukul 20.05 WIB.

Setelah itu, pembajak menanyakan lagi di mana. Setelah dijawab, langsung dibalas dengan minta tolong untuk dikirimi pulsa. Belum sempat mengonfirmasi, istri AKP Yohanes yang juga anggota polisi Humas Polres Sragen, Tatik, membuat pemberitahuan bahwa BBM suaminya telah dibajak dan meminta agar yang menerima pesan tidak usah menanggapi.

“Ya kami juga kaget tiba-tiba banyak yang tanya apa beliau kirim pesan BBM minta pulsa. Padahal beliau nggak pernah kirim BBM seperti itu,” jelasnya.

Ia menguraikan, pembajak yang terdeteksi asal Sulawesi Selatan itu menyebar pesan BBM yang intinya minta pulsa sebesar 200.000 untuk dikirim ke nomor 082290029610.

Diharapkan dengan klarifikasi itu, tidak ada yang tertipu modus pembajak. Sebab ada beberapa yang sudah tertipu dan terlanjur mengirim pulsa ke nomor pembajak itu. “Kami sampaikan bahwa itu bukan nomor HP saya. Mohon disampaikan ke yang lain agar tidak tertipu pembajak,” timpal Yohanes.

Wardoyo