JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Begini Persiapan SMP Muhammadiyah Sebelum Edutrip ke Luar Negeri

Begini Persiapan SMP Muhammadiyah Sebelum Edutrip ke Luar Negeri

42
BAGIKAN
KOMPAK- Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat sedang kompak mengikuti outbond di Edupark UMS, Sabtu (7/1).
KOMPAK- Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat sedang kompak mengikuti outbond di Edupark UMS, Sabtu (7/1).

SOLO-Bertempat di Lapangan Edupark UMS, sebanyak 60 siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti outbond, Sabtu (7/1/2017).

Kegiatan ini untuk mempersiapkan fisik dan mental siswa dalam menjelang edutrip ke luar negeri awal Februari 2017 mendatang.

“Sekolah mengadakan kegiatan outbond dalam rangka mempersiapkan fisik dan mental para menghadapi kegiatan edutrip ke Singapura dan Malaysia pada 19 Februari 2017 mendatang,” ujar Koordinator Kegiatan, Ichsan Widayanto.

Permainan-permainan menantang pun dimulai secara bervariasi dalam kelompok putra dan putri.

Adapun berbagai kegiatan yang menantang antara lain, Boldoser, Flying Water, Robot, Jembatan Manusia, dan Panjang-panjangan. Semua permainan melatih kerja sama dan kekompakan para peserta.

Salah seorag peserta, Rayhan Ahmad Miftakur Rochman menceritakan bahwa kegiatan banyak memberikan manfaat. “Semua kegiatan tadi membutuhkan strategi dan kerja sama tim untuk menang,” kata Rayhan.

Sementara, Sefila Nesya Dewanti menuturkan, kegiatan yang paling berkesan yakni flying water.

“Kami masing-masing diminta memegang ujung kain yang di atasnya ada dua gelas berisi air untuk dibawa berjalan sampai finish. Permainan itu melatih kekompakan dan kerja sama,” kata Sefila.

Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Aryanto, menjelaskan, bahwa memang pada 19 Februari 2017 mendatang para siswa kelas 8 akan mengikuti edutrip ke Singapura dan Malaysia.

Salah satu upaya mempersiapkan diri siswa adalah melalui kegiatan outbond ini.

“Kami menaruh harapan dengan mengikuti kegiatan out bond ini para siswa mampu siap baik  mental maupun fisik untuk melakukan perjalanan edutrip mendatang,” kata Aryanto.

Dwi Hastuti