JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Bhayangkara Trofeo 2017, Jadi Ajang Pemantapan Tim

Bhayangkara Trofeo 2017, Jadi Ajang Pemantapan Tim

22
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
BHAYANGKARA TROFEO 2017- Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono (tengah) memberi sambutan saat jumpa pers Bhayangkara Trofeo 2017 di Hotel Novotel, Solo, Sabtu (28/1).

SOLO—Tiga klub besar sepakbola Tanah Air, yakni Bhayangkara FC, Arema FC, dan Persija Jakarta, bakal saling beradu dalam turnamen Bhayangkara Trofeo 2017 yang dilangsungkan di Stadion Manahan Solo, Minggu (29/1/2017) siang.

Tak hanya memperebutkan gelar juara, ketiga tim kasta tertinggi sepakbola Indonesia ini juga menjadikan ajang trofeo ini sebagai persiapan memantapkan tim jelang Piala Presiden dan kompetisi Liga 1.

Tim tuan rumah, yang ditangani pelatih barunya Simon McMenemy, bakal memanfaatkan ajang trofeo ini untuk melihat hasil latihan tim, sekaligus menilai penampilan para pemain muda.

“Saya baru menangani tim sekitar satu minggu. Saya masih mencoba beradaptasi dengan pemain, begitu pula dengan para pemain. Tapi ajang ini jadi kesempatan yang baik untuk melihat sejauh mana pemain memahami instruksi saya selama latihan,” ungkap Simon, dalam konferensi pers, Sabtu (28/1/2017).

“Kompetisi ini lebih seperti evaluasi, untuk mengevaluasi pemain kami, bagaimana cara bermain mereka, jadi ini seperti menguji diri kami sendiri, sekaligus persiapan untuk menghadapi kompetisi mendatang,” tambahnya.

Senada disampaikan pelatih Arema FC, Aji Santoso, yang ingin menjadikan ajang trofeo sebagai evaluasi menghadapi kompetisi mendatang.

“Kami sendiri masih persiapan, dengan beberapa pemain yang baru gabung dalam latihan, tentunya masih perlu waktu beradaptasi. Turnamen ini juga evaluasi kami seberapa jauh pencapaian tim setelah beberapa hari latihan. Dan yang terpenting, saya masih mencari kompetisi yang tepat, baik untuk Piala Presiden maupun kompetisi nantinya,” ujarnya.

Sementara, dari pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, yang baru kembali ke Indonesia dan menangani Persija musim ini, menyebut bakal mencoba menurun semua pemain yang dibawanya dalam pertandingan.

Hal tersebut dilakukan demi dapat melihat skill setiap pemainnya. Terlebih, Teco juga baru sekitar satu minggu memimpin latihan skuad Macan Kemayoran.

“Turnamen ini bagus untuk kesempatan menurunkan semua pemain. Saya akan coba pasang semua pemain. Ada kesempatan main 45 menit, 20, 15 menit tidak masalah. Yang penting pemain main agar saya bisa melihat dan mengevaluasi,” ungkap dia.

Terpisah, kapten Persija, Ismed Sofyan berharap, melalui ajang ini, tim bisa kembali mendapatkan atmosfer pertandingan setelah libur cukup lama.

“Atmosfer yang harus kita dapat untuk menjelang Piala Presiden dan kompetisi. Setelah lama kita libur, semoga atmosfer pertandingan bisa kita dapatkan,” ujarnya.

Bhayangkara Trofeo 2017 akan digelar dalam format tiga pertandingan satu babak. Masing-masing tim saling berhadapan selama 45 menit, dengan pemenang mendapat 3 poin, seri 1 poin dan kalah nol poin.

Agni Vidya P