JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Ini yang Buat Pasar Ayam Semanggi Tak Segera Diperbaiki

Ini yang Buat Pasar Ayam Semanggi Tak Segera Diperbaiki

16
BAGIKAN
DIRENOVASI-Sejumlah pedagang tampak beraktivitas di area Pasar Ayam, Semanggi, Pasar Kliwon, Rabu (6/11). Pedagang berharap Pemkot Surakarta turut merevitalisasi  bangunan pasar ayam mengingat kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Joglosemar/Yuhan Perdana
DIRENOVASI-Sejumlah pedagang tampak beraktivitas di area Pasar Ayam, Semanggi, Pasar Kliwon, Rabu (6/11). Pedagang berharap Pemkot Surakarta turut merevitalisasi bangunan pasar ayam mengingat kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO Kondisi Pasar Ayam Semanggi memprihatinkan karena ketiadaan anggaran.

Bangunan yang belum pernah direhap itu pun harus lebih bersabar lantaran anggaran pembangunan pasar tersedot ke Pasar Klewer yang terbakar beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo mengungkapkan sudah melakukan perencanaan sejak beberapa tahun lalu untuk membangun pasar ayam. Bahkan, pada 2012 lalu sudah membuat Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan pasar itu.

“DED-nya memang sudah selesai kami buat pada 2012. Tapi karena ada musibah Pasar Klewer, maka anggaran kami alihkan untuk pasar tekstil itu. Imbasnya, sejumlah pasar harus ditunda dalam hal pembangunannya,” katanya kepada Joglosemar, Senin (16/1/2017).

Dalam perhitungannya, pembangunan Pasar Ayam diprediksi membutuhkan anggaran sekitar Rp 19,5 miliar. Karena sangat banyak, maka pihaknya perlu melakukan pertimbangan mengenai ketersediaan anggaran. Terlebih lagi, pembangunan Pasar Klewer tidak hanya dilakukan dalam satu tahun anggaran.

“Kami analisa dan hasilnya memang pembangunan pasar-pasar kami tunda dan fokus ke Pasar Klewer. Dan untuk pasar ayam, karena anggaran besar dan tidak bisa disediakan dalam satu tahun anggaran, maka kami lakukan secara bertahap,” ungkapnya. Pemkot memulainya dengan pembangunan saluran, rumah pemotongan ayam, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Lurah Pasar  Ayam Semanggi, Sunyata mengatakan saat ini terdapat 249 los dan 27 kios. Sementara itu, untuk pedagang oprokan tidak didata lebih detail karena pedagang selalu keluar masuk.

“Kami berharap segera dibangun. Meski demikian, para pedagang bisa mengerti kalau ada keterbatasan anggaran. Yang jelas, saat ini pedagang dengan kerelaan hati memperbaiki los dan kiosnya yang rusak. Kami pun sangat terbantu dengan sikap para pedagang,” ujar dia.

Murniati