JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Buron Kasus Judi Ikut Dilantik, Warga Pertanyakan Komitmen Polres Sragen

Buron Kasus Judi Ikut Dilantik, Warga Pertanyakan Komitmen Polres Sragen

773
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN – Kasus penggerebekan judi di lokasi hajatan rumah SUK, mantan Kades Singopadu yang melibatkan Kadus Sidoharjo, Darno (44), mantan Kadus Jetak, Suprapto (44) ternyata masih menyisakan dua buron yang semuanya berstatus PNS masing-masing SAN, warga Sidoharjo dan SUK, warga Singopadu.

Warga dan sejumlah elemen pun mempertanyakan komitmen Polres yang tidak segera menangkap keduanya. Padahal mereka sudah kembali muncul di masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, SAN yang berhasil kabur saat malam penggerebekan, juga dikabarkan dengan leluasa bisa menghadiri pelantikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru pada Jumat (30/12/2017) malam.

Desakan penindakan terhadap dua PNS DPO judi itu disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Sidoharjo yang mengetahui kasus tersebut. Bahkan saat ini kemunculan keduanya tengah ramai diperbincangkan oleh warga.

Padahal sumber dari Mapolres menyebutkan keduanya sudah ditetapkan DPO sejak kabur dari penangkapan saat malam kejadian.

“Aneh saja, masa buronan kok bisa ikut pelantikan dibiarkan saja. Akhirnya warga kan jadi bertanya-tanya, apa karena PNS itu akhirnya nggak ditangkap. Kesannya seperti tebang pilih. Padahal Pak Kapolres berulang kali menyampaikan Polres berkomitmen berantas judi tanpa pandang bulu, “ papar PAR, salah satu tokoh Sidoharjo, Selasa (3/1/2017).

Senada, Ketua LSM Formas, Andang Basuki juga mendesak Polres untuk segera menindak tegas dan menangkap kedua PNS yang dikabarkan sudah ditetapkan DPO tersebut.

Terlebih, sepengetahuannya, SUK, juga sudah berulang kali masuk penjara dalam kasus judi maupun korupsi.