JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Data Program Penerima Kartu Indonesia Pintar di Sragen Amburadul

Data Program Penerima Kartu Indonesia Pintar di Sragen Amburadul

132
BAGIKAN
ilustrasi Kartu Indonesia Pintar (KIP).
ilustrasi Kartu Indonesia Pintar (KIP).

SRAGEN – Program bantuan pendidikan untuk siswa miskin yang dicanangkan Presiden Joko Widodo lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Sragen amburadul.

Pasalnya, banyak siswa penerima yang ternyata salah sasaran dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Tidak validnya data yang digunakan dituding menjadi penyebab banyaknya penerima KIP yang salah dari target semestinya.

Temuan itu salah satunya terungkap di Kecamatan Plupuh. Salah satu petugas verifikasi tingkat kecamatan di Plupuh, Sutrisno, mengungkapkan KIP itu baru turun dan didistribusikan pada akhir 2016 lalu.

Namun, dari pengamatannya di lapangan, banyak penerima yang salah sasaran. Menurutnya, ada siswa penerima yang ternyata sudah lulus dan menikah.

Lalu, ada pula yang sudah bekerja bahkan ada yang sudah meninggal. Hal itulah yang menyulitkan petugas verifikasi di lapangan.

“Kemarin tahunya saat ada instruksi dari pusat untuk memverifikasi siswa penerima posisinya di mana masih ada atau tidak. Ternyata memang banyak yang nggak pas dengan kondisi di lapangan,” terangnya Minggu (22/1/2017).

Sutrisno melanjutkan, ada yang sudah lulus, sudah kerja sampai ada yang meninggal juga dapat. Di Plupuh ada puluhan KIP yang salah sasaran.

“Rata-rata kecamatan seperti itu, sehingga kalau se-Kabupaten ya ada ratusan yang salah sasaran,” paparnya.

Karena KIP sudah tertera by name by address siswa penerima, maka untuk yang masih ada siswanya, tetap diberikan. Akan tetapi yang sudah meninggal dan sudah menikah, itu yang menyulitkan.