JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Dewan Optimistis Realisasi Proyek Listrik Tenaga Sampah di Putri Cempo

Dewan Optimistis Realisasi Proyek Listrik Tenaga Sampah di Putri Cempo

15
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias TPA PUTRI CEMPO- Pemulung beraktivitas di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Selasa (24/1).Pengembang tetap melanjutkan proses persiapan untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo kendati adanya pembatalkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah.
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
TPA PUTRI CEMPO- Pemulung beraktivitas di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Selasa (24/1).Pengembang tetap melanjutkan proses persiapan untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo kendati adanya pembatalkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah.

SOLO – Komisi II DPRD Kota Surakarta berkeyakinan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Putri Cempo masih dapat direalisasikan.

Pembatalan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 tahun 2016 tentang percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah oleh Mahkamah Agung (MA) dinilai tak akan mengganggu masa depan proyek itu.

Anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta, Ginda Ferachtriawan mengatakan, dasar pengelolaan PLTSa tak serta merta bergantung pada Perpres tersebut.

“Kami belum melihat efek yang timbul. Semangat PLTSa kan mengubah energi, itu tak bergantung pada Perpres. Investor pun tidak akan mempermasalahkan,” ujarnya, Senin (23/1/2017).

Ginda menyebutkan, pengunaan teknologi PLTSa nantinya diklaim tak akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bakal memastikan penggunaan teknologi sebagai konversi sampah sesuai kajian.

“Jadi tak perlu khawatir. Kalau tak ramah lingkungan pasti tak akan disetujui. Yang penting, sampah yang jadi listrik tetap terbeli,” sebutnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta, Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan dirinya mendorong rencana yang sudah terprogram tersebut untuk tetap direalisasikan. Terlebih, sudah ada kesepakatan dengan PT Solo Citra Metro Plasma Power.

“Apa yang sudah disepakati, segera saja direalisasikan. Apalagi sudah ada memorandum of understanding (MoU) jual beli dan lainnya. Selesaikan sesuaikan tahapannya, kemudian segera eksekusi hasil sampah,” katanya.

Putradi Pamungkas