JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Dihadapan ASN Klaten, Ganjar : Laporkan Bila Bos Minta Setoran

Dihadapan ASN Klaten, Ganjar : Laporkan Bila Bos Minta Setoran

356
BAGIKAN
Joglosemar | Dani Prima HADIRI PENGUKUHAN--Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir pada pengukuhan 720 ASN di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (12/1).
Joglosemar | Dani Prima
HADIRI PENGUKUHAN–Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir pada pengukuhan 720 ASN di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (12/1).

KLATEN — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Klaten berani melapor bila ada pejabat yang meminta setoran.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (12/1/2017).

“Laporkan langsung pada saya bila bos (pejabat-red) minta setoran. Saya akan tindak lanjuti. Saya turun langsung bila perlu. Nanti jika terbukti bisa dicopot,” katanya di hadapan ratusan ASN Pemkab Klaten, Kamis (12/1/2017).

Permintaan Ganjar agar para ASN Pemkab Klaten berani untuk melaporkan adanya suap atau pungli ditempatnya berdinas.

Hal itu, tidak lepas dari kejadian Bupati Klaten Sri Hartini yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 Desember 2016 lalu.

Sri Hartini ditangkap KPK karena diduga menerima suap jabatan dari berbagai dinas di Pemkab Klaten.

Menurut Ganjar, kejadian (OTT Sri Hartini-red), bisa dijadikan momentum untuk mengubah paradigma berpikir, metode dan sistem kerja  ASN selama ini, agar lebih transparan serta dapat dipertanggung jawabkan.

Semisal menerapkan whistle blower system pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Klaten. “Sistem ini bisa menjadi kontrol dan untuk meminimalkan peluang orang-orang untuk korupsi dan kolusi,”ujarnya.

Dani Prima