JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Dokter RSUD Dr Moewardi Pertimbangkan Operasi ‘Manusia Kayu’ Sragen

Dokter RSUD Dr Moewardi Pertimbangkan Operasi ‘Manusia Kayu’ Sragen

975
BAGIKAN
BERI MOTIVASI- Sejumlah dokter dan kerabat serta pengunjung RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen saat memberikan semangat dan melihat dari dekat Sulami (36), gadis “manusia kayu” asal Kedawung, saat diperiksa tim Medis RSUD Sragen, Selasa (24/1/2017). Joglosemar/Wardoyo
BERI MOTIVASI- Sejumlah dokter dan kerabat serta pengunjung RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen saat memberikan semangat dan melihat dari dekat Sulami (36), gadis “manusia kayu” asal Kedawung, saat diperiksa tim Medis RSUD Sragen, Selasa (24/1/2017). Joglosemar/Wardoyo

SOLO – Sejak mendapatkan perawatan intensif di Bangsal Mawar RSUD Dr Moewardi Rabu (25/1/2017) sore, hingga Kamis (26/1/2017) kondisi manusia kayu asal Sragen Sulami belum menunjukkan perkembangan.

Tim dokter pun memutuskan untuk fokus pada penanganan bagian lutut dan panggul. Dari hasil analisa tim, muncul wacana perlunya melakukan operasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan darah, kondisi Sulami cenderung stabil. Hanya saja, dari tes darah itu memperlihatkan gadis berusia 35 tahun itu mengalami anemia ringan.

Ini dibuktikan dengan tingkat hemoglobin (Hb) hanya delapan. Namun, kondisi itu masih dikatakan cukup baik mengingat tidak ada keluhan apapun dari pasien.

Ketua Tim Dokter dari RSUD Dr Moewardi, dr Arif Nurudhin, SpPD mengungkapkan kondisi Sulami stabil tapi tidak menunjukkan perkembangan apapun.

Sejak masuk kemarin, belum ada perkembangan yang berarti. Pasien masih tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya, kata dia di ruang Sido Mukti RSUD Dr Moewardi, Kamis (26/1/2017) sore.

Dia mengungkapkan pihaknya masih menunggu pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosa. Melihat kondisi fisik pasien, Sulami diduga menderita Ankilosing Spondylitis (AS) yakni penyakit pada jaringan ikat yang mengakibatkan kekakuan di semua sendi. Dikatakan dia, pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan hingga beberapa hari ke depan.

Jumat (27/1/2017) hari ini, manusia kayu dijadwalkan menjalani Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mendeteksi adanya kelainan organ dalam tubuh di RS setempat.