JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo DPRD Solo Dorong Sosialisasi Program BKMKS

DPRD Solo Dorong Sosialisasi Program BKMKS

48
BAGIKAN
1901 - hartanti-1
Dok
Hartanti

SOLO – Komisi IV DPRD Kota Surakarta mendorong sosialisasi lebih lanjut terkait program Bantuan Kesehatan Masyarakat Kota Surakarta (BKMKS). Hal itu untuk mengantisipasi salah persepsi di masyarakat terkait keberadaaan program bantuan kesehatan yang ada.

Sebagaimana diketahui, Pemkot merancang BKMKS guna membantu warga miskin. Sebaliknya, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) pun masih bergulir. “Sebaiknya ada sosialisasi BKMKS agar masyarakat bisa segera memfungsikannya. Lagipula, program ini berbeda dengan JKN yang menggunakan BPJS,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/1/2017).

Hartanti mengatakan, BKMKS lebih memiliki respon cepat bagi para pemegangnya. Sementara, JKN terbilang lebih lama dengan harus menunggu 15  hari selepas masa pendaftaran. “Masa waktu tunggu BKMKS lebih singkat. Prosesnya pun lebih mudah,” sebutnya.

Mekanisme pengaktifan program BKMKS diawali dengan pendaftaran di kelurahan yang kemudian diteruskan pada pengiriman data di Dinas Kesehatan Kota (DKK). Selanjutnya, warga bisa memanfaatkan fasilitas BKMKS, dengan catatan belum memiliki KIS. “Kalau KIS kan ditanggung BPJS, kemudian dibatasi Rp 5 juta per orang. BKMKS bisa menjadi pilihan bagi warga miskin yang membutuhkan bantuan lebih cepat, terlebih kalau ada situasi darurat,” kata Hartanti.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Asih Sunjoto Putro mengatakan pihaknya siap mendukung optimalisasi program BKMKS. Meski begitu, ia mengingatkan dinas terkait untuk memastikan proses pendataan tak berbenturan dengan program JKN dari pemerintah pusat.

“Sekarang kan peruntukannya menjadi kepada warga miskin, ini yang harus jadi perhatian. Jangan sampai malah nanti tumpang tindih dengan program miliki pemerintah pusat,” ucapnya.

#Putradi Pamungkas